Home ENERGI Pertamina Serap Produk UMKM Mitra Binaan
ENERGI

Pertamina Serap Produk UMKM Mitra Binaan

Share
Share

Jakarta, situsenergy.com

Guna mendukung ketahanan para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), PT Pertamina (Persero) bergerak untuk menyerap hasil produk mitra binaan yang terdampak untuk dapat disalurkan kepada masyarakat.

VP Corporate Communications Pertamina Fajriyah Usman mengatakan, selama tiga bulan terakhir, Pertamina telah membeli lebih dari 10 ribu produk dari 176 UMKM binaan dengan total nilai mencapai Rp 3 miliar.

Tidak hanya itu, Pertamina juga melakukan pelatihan-pelatihan melalui Rumah BUMN kepada lebih dari 6.000 mitra binaan agar mereka dapat adaptif dan memproduksi barang yang dibutuhkan masyarakat di saat pandemi. “Total bantuan yang telah dikeluarkan oleh perusahaan selama masa pandemi mencapai hampir Rp12 miliar,” kata Fajriyah dalam webinar yang digagas Ruangenergi.com di Jakarta, Sabtu (19/9/2020)

Dia menambahkan, perseroan juga ikut serta dalam program PaDi UMKM yang telah diluncurkan oleh Kementerian BUMN. Dalam program tersebut, pihaknya telah mendaftarkan sebanyak 7.300 mitra binaan UMKM pada platform PaDi UMKM.

“Kemudian optimalisasi Rumah BUMN untuk membentuk UMKM lebih modern. Digitalisasi dan e-commerce adalah salah satu yang kami berikan agar mereka bisa familiar dengan transaksi digital dan pasar e-commerce,” ucapnya.

Menurut Fajriyah, Pertamina telah terjun langsung dalam membimbing dan memberikan bantuan terhadap pelaku UMKM melalui program kemitraan. “Sejak tahun 1993, Pertamina telah membina sebanyak lebih dari 63 ribu pelaku UMKM,” ungkapnya.

Ia mengatakan, dengan 63 ribu UMKM diproyeksikan sudah lebih dari Rp 1 juta kapita yang mendapat manfaat ekonomi langsung. Sedangkan dana yang disalurkan telah melebihi Rp3,5 triliun.

“Dalam penyaluran program kemitraan, Pertamina telah bersinergi dengan berbagai instansi, baik itu dengan kementerian, BUMN lain, maupun swasta untuk mengoptimalkan penyaluran agar tepat sasaran. Jadi menjadi kewajiban Pertamina untuk mendukung kelangsungan hidup usaha kecil ini,” turup Fajriyah.

Sebelumnya pada kesempatan yang sama, Staff Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga mengatakan, bahwa pihaknya komit membantu dan memberdayaan UKMK di tengah kondisi sulit. Bukan hanya membantu permodalan, termasuk memberikan relaksasi kredir, Pemerintah melalui BUMN juga menjadi pembeli atau off taker produk UMKM di Indonesia.

“Saat ini, ribuan UMKM menjadi binaan BUMN di Tanah Air. Selain membantu memberdayakan, BUMN itu juga menjadi pembeli produk yang dihasilkan UMKM. Membantu mereka memasarkan produk, menggelar pameran secara virtual,  sehingga produk UMKM Indonesia mampu menjual produknya ke luar negari dan lainnya,” tukasnya.

Menurut Arya, banyak kasus dihadapi pelaku UMKM di lapangan saat ini.  “Oleh karenanya,  harus ada inovasi dari Pemerintah Daerah juga untuk membantu mereka karena kondisinya memang sangat beragam dan butuh dibantu,” kata Arya.(ERT/rif)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Solusi Percepat Transisi Energi

Jakarta, situsenergi.com Pengembangan Bio-Compressed Natural Gas (Bio-CNG) berbasis limbah kelapa sawit kini...

Rig PDSI Temukan Minyak 3.176 Barel per Hari, Sumur Baru di Prabumulih Bikin Optimistis

Jakarta, situsenergi.com Kinerja pengeboran PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) kembali mencuri...

Bioenergi Disebut Mampu Pangkas 12 Juta Ton Emisi dan Ciptakan 150 Ribu Lapangan Kerja

Jakarta, situsenergi.com Pengembangan bioenergi nasional dinilai mampu memberikan manfaat ganda, mulai dari...

Selat Hormuz dan Perpres 26/2026 : Ketika Negara Belajar Membeli Minyak dalam Keadaan Darurat

Oleh : Andi N Sommeng Ada saat ketika negara tidak cukup hanya...