Home ENERGI Pertamina Tetap Jaga Kinerja Operasional di Tengah Tekanan Pandemi Covid-19
ENERGI

Pertamina Tetap Jaga Kinerja Operasional di Tengah Tekanan Pandemi Covid-19

Share
Share

Jakarta, situsenergy.com

Pertamina tetap berkomitmen menjaga kinerja operasional hulu, hilir maupun di unit-unit pengolahan – kilang. Hal ini antara lain bertujuan untuk menjaga ketersediaan energi nasional di tengah teknan pandemic Covid-19.

Fajriyah Usman, VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero) melalui WatsApp di grup Asosiasi Pengamat Energi Indonesia (APEI), Kamis (7/5) di Jakarta, mengatakan,  disamping untuk menjaga ketersediaan energi nasioanl, upaya menjalankan operasional tersebut juga bertujuan untuk tetap menciptakan multiplier effect serta menghindari tejadinya pemutusan hubungan kerja (PHK).

“Di sisi lain, dampak dari aktifitas operasional tersebut juga terkait dengan penyerapan produk dalam negeri, tenaga kerja sehingga terdapat multiplier effect untuk industri dan masyarakat, termasuk  masyarakat dan pada akhirnya roda perekonomian nasional terus berjalan,” katanya.

Fajriyah Usman mejelaskan, informasi tambahan ini merupakan update dari informasi-informasi sebelumnya yang telah diekspos melaui siaran pers ataupun keteragan yang disampaikan Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati  melalui forum-forum resmi.

“Seperti yang sudah kami sampaikan dalam release maupun beberapa penjelasan Bu Dirut (Nicke Widyawati—red) di forum-forum, kita meninjau kembali seluruh rencana kerja hulu, aktivitas dan biaya kita turunkan, terutama pada kegiatan eksplorasi… kita akan tetap fokus pada kegiatan produksi,” katanya.

Fajriyah Usman mengakui mejalankan operasional hulu, hilir dan kilang cukup berat bagai Pertamina saat ini. “Walaupun berat untuk terus beroperasi di Hulu akan tetapi Pertamina tetap  berkomitmen untuk terus bergerak, menjalankan operasional dsb, sehingga ratusan ribu tenaga kerja yang terkait langsung maupun tidak langsung dengan aktifitas Pertamina, tetap bisa bekerja dan mengurangi risiko PHK yang saat ini marak terjadi di industri lain,” paparnya.

Menyinggung operasional hilir, sosok yang mengaku lama mengabdi di Elnusa Services company, berujar, pricing di hilir adalah sebagian kecil yang dipikirkan, karena masih banyak hal-hal besar lain yang harus Pertamina pikirkan. “Salah satunya adalah bagaimana caranya agar tenaga kerja tetap terus dapat menghidupi keluarganya, menjaga daya beli masyarakat, memastikan roda perekonomian nasional terus berjalan,” kata Fajriyah Usman.

Pada percakapan WastApp tersebut, Fajriya Usaman juga menyinggung kembali adanya penurunan tajam BBM dikarenakan SPPBU sepi pembeli. “Walaupun SPBU sepi, penjualan menurun tajam, SPBU tetap kita minta terus beroperasi walaupun dengan beberapa efisiensi. Hal ini semua agar risiko-risiko mengenai tenaga kerja bisa kita minimalisasi,” katanya. (Mul/rif)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

PTBA dan PNRE Jajaki PLTS di Lahan Pascatambang

Jakarta, Situsenergi.com PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) bersama PT Pertamina New...

KII Gandeng OMS Italia, Industri Valve Nasional Siap Naik Kelas Lewat Alih Teknologi

Cikarang, situsenergi.com PT Katup Industri Indonesia (KII) memperkuat langkahnya di industri manufaktur...

Penyesuaian Regulasi Harga LNG Diperlukan Demi Jaga Daya Saing Industri Nasional

Jakarta, situsenergi.com Lonjakan harga LNG global menekan pasar energi dunia. Kerusakan fasilitas...

PTBA Tebar Dividen Jumbo Rp1,32 Triliun, Pemegang Saham Auto Cuan!

Jakarta, situsenergi.com PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) memutuskan membagikan dividen tunai...