Jakarta, situsenergi.com
PT Pertamina (Persero) mempercepat penguatan UMKM dengan memfasilitasi 1.346 sertifikasi sepanjang Januari–Maret 2026. Program ini mencakup NIB, halal, HaKI, hingga SPPL untuk mendorong daya saing dan akses pasar ke ritel modern.
Langkah ini menjadi strategi Pertamina dalam memperluas peluang usaha sekaligus memperkuat fondasi bisnis UMKM agar mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif.
Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menegaskan sertifikasi menjadi kunci penting dalam membangun kepercayaan konsumen.

“Sertifikasi bukan hanya formalitas, tetapi menjadi pintu masuk bagi UMKM untuk memperluas akses pasar, meningkatkan daya saing, serta menjawab kebutuhan konsumen yang semakin selektif,” ujarnya.
Salah satu contoh sukses datang dari UMKM Inovasi Mitra Sudjarwo dengan brand MiniesQ asal Tangerang Selatan. Usaha makanan sehat ini berhasil mengantongi sertifikat halal untuk produk seperti cookies, brownies, dan camilan berbasis oat.

Pendiri MiniesQ, Minie Sudjarwo, mengatakan tren gaya hidup sehat menjadi peluang besar. “Kami ingin menghadirkan produk yang sehat, praktis, dan tetap enak dinikmati,” ujarnya.
Setelah mengantongi sertifikasi halal, MiniesQ berhasil memperluas distribusi ke 20 minimarket dan 1 supermarket di Jakarta. Produk mereka juga masuk ke 90 pusat kebugaran di wilayah Depok dan sekitarnya.

Capaian ini menegaskan sertifikasi mampu membuka akses pasar lebih luas sekaligus meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk UMKM. (*)
Leave a comment