Home MIGAS Produksi Minyak PEP Limau Field Melonjak 40%! Tembus 5.102 BOPD, Dorong Pasokan Energi Nasional
MIGAS

Produksi Minyak PEP Limau Field Melonjak 40%! Tembus 5.102 BOPD, Dorong Pasokan Energi Nasional

Share
Produksi Minyak PEP Limau Field Melonjak 40%! Tembus 5.102 BOPD, Dorong Pasokan Energi Nasional
Share

Jakarta, Situsenergi.com

Kinerja produksi minyak dari PT Pertamina EP kembali mencuri perhatian. Lapangan minyak Limau Field yang berada di bawah PT Pertamina EP Zona 4 berhasil mencatat lonjakan produksi signifikan pada awal 2026.

Pada 27 Februari 2026, produksi minyak Limau Field mencapai 5.102 barel per hari (BOPD). Angka ini melonjak sekitar 40 persen dibandingkan capaian pada 16 Januari 2026 yang tercatat 3.658 BOPD. Peningkatan tersebut memperkuat kontribusi PEP Zona 4 dalam mendukung target produksi migas nasional.

General Manager PEP Zona 4, Djudjuwanto, menegaskan bahwa capaian tersebut lahir dari konsistensi perusahaan dalam mengoptimalkan produksi minyak dan gas bumi.

“Peningkatan produksi Limau Field adalah hasil konsistensi PEP Zona 4 dalam upaya mendukung peningkatan produksi migas nasional yang berkelanjutan. Tentunya catatan baik ini mendukung terwujudnya ketahanan energi nasional,” ujar Djudjuwanto dalam keterangannya, Jumat (6/3/2026).

Produksi Naik Berkat Aktivitas Tiga Sumur

Lonjakan produksi ini tidak terjadi begitu saja. Tim operasi menggenjot aktivitas di tiga sumur utama yang memberikan kontribusi tambahan bagi produksi lapangan tersebut.

Salah satu faktor penting berasal dari penemuan sumur TMB-026 di Struktur Tanjung Miring Barat. Sumur baru ini langsung mencatat kapasitas awal produksi sekitar 554 BOPD, sehingga menambah suplai minyak dari Limau Field.

Selain itu, tim juga melakukan intervensi sumur BEL-053 yang berada di wilayah Muara Enim. Setelah proses pekerjaan selama 13 hari, sumur tersebut berhasil memberikan tambahan produksi hingga 650 BOPD.

Kombinasi dari penemuan sumur baru dan optimalisasi sumur lama ini menjadi faktor utama yang mendorong kenaikan produksi secara signifikan.

Perkuat Peran Zona 4 dalam Ketahanan Energi

Dengan capaian tersebut, Limau Field semakin mempertegas posisi PT Pertamina Hulu Rokan Regional Sumatra Zona 4 sebagai salah satu penopang utama pasokan energi nasional.

Djudjuwanto juga menegaskan bahwa peningkatan produksi tidak membuat perusahaan mengabaikan aspek keselamatan kerja. Penerapan standar HSSE (Health, Safety, Security, and Environment) tetap menjadi prioritas dalam setiap aktivitas operasional.

“Di tengah upaya peningkatan produksi, kami tetap menempatkan keselamatan kerja dan operasional sebagai prioritas utama. Kami juga mengapresiasi dukungan para pemangku kepentingan dan pemerintah daerah sehingga kegiatan operasional dapat berjalan lancar dan kondusif,” katanya.

Capaian ini menjadi sinyal positif bagi industri hulu migas nasional. Optimalisasi sumur serta eksplorasi berkelanjutan diharapkan terus menjaga stabilitas produksi sekaligus memperkuat ketahanan energi Indonesia di masa mendatang. (DIN/GIT)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

PUSKEPI: Pemerintah Harus Ambil Alih Tanggung Jawab Cadangan Minyak Nasional

Jakarta, situsenergi.com Menurut Sofyano, kawasan Timur Tengah merupakan salah satu pusat produksi...

Ramadan! Puluhan Produk Lokal Serbu Pameran Strategis

Jakarta, Situsenergi.com Momentum Ramadan dimanfaatkan PT Pertamina (Persero) untuk mendorong pelaku usaha...

Belanja Modal Elnusa 2025 Capai Rp566 Miliar, Fokus Perkuat Bisnis Hulu hingga Logistik Energi

Jakarta, situsenergi.com PT Elnusa Tbk merealisasikan belanja modal atau capital expenditure (capex)...

Pertamina Digital Hub Jadi Andalan, Pertamina Perketat Monitoring Pasokan Energi Jelang Ramadan 2026

Jakarta, situsenergi.com PT Pertamina (Persero) memperkuat pengawasan pasokan energi nasional menjelang Ramadan...