Jakarta, situsenergi.com
PT PLN (Persero) memastikan pasokan listrik tetap andal saat pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 Hijriah. Keandalan ini mendukung kelancaran ibadah masyarakat di seluruh Indonesia selama momen Ramadan dan Idulfitri 2026.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan seluruh personel siaga penuh menjaga sistem kelistrikan.
“Idulfitri adalah momen kebersamaan. Karena itu, seluruh insan PLN bekerja dengan penuh dedikasi agar listrik tetap hadir dan masyarakat bisa beribadah dengan nyaman,” ujarnya.
PLN mencatat daya mampu pasok nasional mencapai 51,37 gigawatt (GW), sementara beban puncak berada di 34,77 GW. Dengan demikian, cadangan daya masih sangat mencukupi.
PLN juga mengamankan 4.429 lokasi prioritas, mulai dari tempat ibadah, transportasi, hingga rumah sakit. Seluruh titik tersebut terpantau aman tanpa gangguan listrik.
Di wilayah Nusa Tenggara Barat, General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti, memastikan sistem berjalan prima.

“Cadangan daya cukup untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat, termasuk saat Salat Idulfitri,” katanya.
Hal serupa terjadi di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. General Manager UID Kalselteng, Iwan Soelistijono, menyebut sistem beroperasi optimal dengan cadangan memadai.
Di Banten, Muhammad Joharifin menambahkan keberhasilan ini hasil kesiapan sejak awal masa siaga.
Apresiasi juga datang dari Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid.
“Kami mengapresiasi kesiapan PLN dalam menjaga pasokan listrik, sehingga masyarakat bisa beribadah dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

PLN memastikan status siaga kelistrikan tetap berjalan hingga 31 Maret 2026 guna menjaga keandalan sistem. (*)
Deskripsi:
PLN sukses jaga listrik stabil saat Idulfitri 1447 H, cadangan daya nasional aman dan pasokan tetap andal.
Leave a comment