Jakarta, situsenergi.com
Manajemen PT Pertamina Hulu Energi (PHE) bersama PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) turun langsung ke lapangan untuk memastikan operasional pengeboran berjalan aman. Mereka meninjau Rig PDSI#40.3/DS1500-E di Sumur Eksplorasi DRJ-001, Kradenan, Blora.
Kunjungan ini sekaligus memperkuat komunikasi dengan pekerja serta memastikan penerapan standar HSSE berjalan konsisten di lapangan.
Direktur PHE, Awang, menegaskan pentingnya disiplin keselamatan melalui prinsip No Permit, No Work dan penerapan ONE SIKA. Ia juga mengingatkan setiap pekerjaan harus diawali dengan Pre Job Safety Meeting (PJSM) untuk mengidentifikasi risiko sejak awal.
“Ini adalah wujud kehadiran manajemen untuk memastikan seluruh pekerja menjalankan operasional dengan mengutamakan keselamatan,” ujar Awang.
Ia menambahkan, permit meeting menjadi kunci untuk mengendalikan potensi bahaya sebelum aktivitas dimulai, terutama saat pekerja tetap menjalankan tugas di tengah ibadah puasa.
Sementara itu, Direktur Operation PDSI, Aziz Muslim, mengapresiasi kinerja tim rig. Ia menekankan budaya keselamatan harus dimulai dari kebiasaan sederhana, seperti aktif dalam tailgate meeting hingga berani menggunakan Stop Work Authority saat menemukan kondisi tidak aman.
“Sebelum memulai aktivitas selalu diawali dengan berdoa, diniatkan sebagai ibadah,” ujar Aziz.

Melalui kunjungan ini, manajemen berharap kesadaran terhadap keselamatan kerja semakin kuat, sehingga setiap aktivitas pengeboran tetap berjalan aman dan sesuai standar. (DIN/GIT)
Leave a comment