Jakarta, situsenergi.com
PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) langsung tancap gas memberdayakan pelaku UMKM di kawasan wisata Pantai Bagek Kembar, Mataram. Lewat program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), perusahaan ini menggelar pelatihan intensif selama dua hari untuk memperkuat kemampuan bisnis masyarakat pesisir.
Program ini tidak sekadar teori. PLN EPI membekali peserta dengan pengetahuan penting mulai dari legalitas pangan, perlindungan kekayaan intelektual, hingga strategi pemasaran digital berbasis TikTok dan Facebook. Bahkan, peserta juga belajar membuat produk kekinian seperti corn dog yang populer di kalangan generasi muda.
Sekretaris Perusahaan PLN EPI, Mamit Setiawan, menegaskan bahwa program ini fokus mendorong pelaku usaha agar lebih siap bersaing di era digital.
“Kami ingin UMKM tumbuh lebih profesional, adaptif terhadap tren digital, serta mampu meningkatkan pendapatan berkelanjutan,” ujar Mamit, Selasa (24/2/2026).
Program ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, akademisi, praktisi UMKM, hingga komunitas wisata. Dukungan kolaboratif ini mempercepat penguatan ekonomi lokal, khususnya di wilayah pesisir yang memiliki potensi wisata besar.
Camat Sekarbela, Diks Arief Satriawan, menilai kehadiran PLN EPI membawa dampak nyata bagi masyarakat. Pelaku UMKM kini memiliki akses pengetahuan baru yang langsung bisa diterapkan untuk mengembangkan usaha mereka.
Salah satu peserta, Rusnayati, mengaku merasakan manfaat langsung dari pelatihan tersebut.
“Kami jadi tahu cara mengurus legalitas usaha dan memasarkan produk lewat video TikTok. Menu baru bisa langsung dijual,” katanya.
Program ini juga sejalan dengan komitmen PLN EPI dalam mendukung prinsip ESG dan SDGs 8, sekaligus memperkuat posisi Pantai Bagek Kembar sebagai destinasi wisata yang produktif secara ekonomi.

Melalui inisiatif ini, PLN EPI tidak hanya menghadirkan energi, tetapi juga membuka peluang baru bagi masyarakat pesisir untuk mandiri secara ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan secara berkelanjutan. (DIN/GIT)
Leave a comment