Home ENERGI KAI Perkuat Ketahanan Energi Lewat Angkutan Barang Non-Batubara
ENERGI

KAI Perkuat Ketahanan Energi Lewat Angkutan Barang Non-Batubara

Share
KAI Perkuat Ketahanan Energi Lewat Angkutan Barang Non-Batubara
Share

Jakarta, Situsenergi.com

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat kinerja solid pada awal 2026. Sepanjang Januari 2026, KAI mengangkut 983.036 ton barang non-batubara. Capaian ini menegaskan peran strategis kereta api dalam menjaga kelancaran logistik nasional sekaligus memperkuat ketahanan energi.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyebut moda rel menawarkan kepastian waktu tempuh dan kapasitas angkut besar. Kombinasi ini membuat pelaku usaha semakin percaya pada layanan logistik berbasis kereta api. Dengan jadwal yang terukur, distribusi barang dapat berjalan lebih efisien dan stabil.

Kinerja tersebut ditopang beragam komoditas utama, mulai dari semen, peti kemas, bahan bakar minyak (BBM), hasil perkebunan, hingga barang ritel. Khusus sektor energi, angkutan BBM melalui jalur rel memegang peran krusial. Moda ini memungkinkan pengiriman dalam volume besar dengan pola distribusi yang terkontrol.

Anne menjelaskan, distribusi BBM via kereta api membantu menjaga pasokan energi bagi transportasi, industri, dan rumah tangga. Sistem pengiriman yang terjadwal juga meminimalkan risiko keterlambatan, sehingga pasokan tetap terjaga di berbagai wilayah.

Di luar aspek energi, angkutan barang KAI turut memberi dampak positif bagi sistem transportasi nasional. Pemindahan logistik ke jalur rel mengurangi kepadatan jalan raya, menekan biaya logistik, dan meningkatkan keselamatan angkutan barang.

Ke depan, KAI memastikan penguatan angkutan barang tetap menjadi salah satu pilar utama bisnis perusahaan. Fokus ini mencakup pengembangan layanan yang relevan dengan kebutuhan pasar, efisiensi operasional, serta kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi nasional dan ketahanan energi. (DIN/GIT)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Sudah Saatnya Prabowo Juga Pecah Kementerian ESDM Menjadi Kementerian Energi Dan Kementerian Sumber Daya Mineral

Jakarta, situsenergi.com Sudah saatnya pemerintahan Prabowo mempertimbangkan secara serius pemisahan Kementerian Energi...

Sofyano: Danantara Perlu Lanjutkan Merger BUMN Atau Subholding atau Anak Perusahaan BUMN

Jakarta, situsenergi.com Keberhasilan merger subholding di lingkungan PT Pertamina (Persero) patut diapresiasi...

Opini: Danantara Harus Jadi Alat Negara Mengembalikan Saham BUMN ke Pangkuan Bangsa

Oleh: Sofyano ZakariaDirektur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) Keberadaan Danantara harus dimaknai...

Reintegrasi Hilir Pertamina Dinilai Efisien, DEN Soroti Dampak ke Harga dan Layanan BBM

Jakarta, situsenergi.com Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) Dr. M. Kholid Syerazi menilai...