Jakarta, situsenergi.com
Informasi mengenai susunan direksi Sub Holding Downstream PT Pertamina Patra Niaga mulai beredar di kalangan industri energi. Struktur manajemen ini mencerminkan fokus penguatan bisnis hilir, mulai dari pengolahan, niaga, hingga distribusi energi nasional.
Dalam susunan yang beredar, posisi Direktur Utama disebut diisi oleh Mars Ega Legowo Putra, dengan Taufik Adityawarman sebagai Wakil Direktur Utama I. Keduanya diharapkan mengawal integrasi bisnis hilir agar lebih efisien dan adaptif terhadap dinamika pasar energi.
Fungsi perencanaan dan ekspansi bisnis berada di bawah Joko Pranoto sebagai Direktur Perencanaan & Pertumbuhan Bisnis. Sementara itu, agenda transformasi perusahaan, termasuk digitalisasi dan keberlanjutan, dikomandoi Tenny Elfrida sebagai Direktur Transformasi, Digitalisasi & Sustainability.
Pada lini komersial, Erwin Suryadi dipercaya mengisi posisi Direktur Niaga. Aktivitas pengolahan kilang berada di bawah Didik Bahagia sebagai Direktur Operasi Kilang. Untuk pemasaran, struktur memisahkan segmen korporat dan ritel. Alimuddin Baso menangani pemasaran korporat, sedangkan Eko Ricky Susanto fokus pada pemasaran ritel.
Distribusi dan logistik energi mendapat perhatian khusus. Arif Yunianto disebut menempati jabatan Direktur Armada Logistik, sementara Hari Purnomo mengemban peran Direktur Optimasi Hilir & Distribusi. Di sisi infrastruktur dan keandalan aset, Setyo Pitoyo mengisi posisi Direktur Infrastruktur, Proyek & Asset Integrity.
Fungsi pendukung bisnis berada di bawah Putut Andriatno sebagai Direktur Penunjang Bisnis. Untuk pengelolaan SDM dan keuangan, masing-masing diisi oleh Dewi Kurnia Salwa sebagai Direktur Sumber Daya Manusia dan Bagus Agung Rahadiansyah sebagai Direktur Keuangan. Aspek tata kelola diperkuat melalui Rahman Pramono Wibowo sebagai Direktur Manajemen Risiko serta Kadek Ambara Jaya sebagai Direktur Kelembagaan & Kepatuhan.

Meski demikian, kita masih menunggu hasil pengumuman resmi PT Pertamina. Jika susunan ini resmi ditetapkan, Pertamina Patra Niaga Sub Holding Downstream berpotensi mempercepat pengambilan keputusan, memperkuat sinergi aset, serta meningkatkan keandalan pasokan energi nasional di tengah tantangan transisi energi. (***)
Leave a comment