Home MIGAS Pertamina Siapkan SDM Hijau Lewat Sertifikasi Operator PLTS untuk 40 Local Hero Desa Energi Berdikari
MIGAS

Pertamina Siapkan SDM Hijau Lewat Sertifikasi Operator PLTS untuk 40 Local Hero Desa Energi Berdikari

Share
Pertamina latih 40 warga penggerak Desa Energi Berdikari melalui sertifikasi operator PLTS guna memperkuat SDM energi hijau nasional.
Share

Jakarta, situsenergi.com

PT Pertamina (Persero) terus memperkuat perannya dalam transisi energi dengan menggandeng 40 warga dari berbagai Desa Energi Berdikari (DEB) untuk mengikuti sertifikasi operator Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Mereka merupakan para Local Hero yang selama ini menggerakkan pemanfaatan energi terbarukan di daerahnya.

Program sertifikasi ini merupakan bagian dari inisiatif Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina, yang bertujuan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang energi hijau. Kegiatan berlangsung di Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ketenagalistrikan dan Energi Baru Terbarukan (PPSDM KEBTKE) Kementerian ESDM, Jakarta, pada Selasa (14/10/2025).

Vice President CSR & SMEPP Management Pertamina, Rudi Ariffianto, menjelaskan bahwa saat ini terdapat 176 titik DEB di seluruh Indonesia, dengan 149 unit PLTS yang sudah beroperasi. Tahun ini, Pertamina menargetkan penambahan 80 unit baru agar totalnya mendekati 200 PLTS aktif. “Dengan semakin banyaknya unit beroperasi, kebutuhan operator tersertifikasi pun meningkat. Karena itu, program ini akan terus berlanjut,” ujarnya.

Pertamina juga telah menyiapkan skema regenerasi SDM. Setelah 48 Local Hero lulus sertifikasi pada 2023–2024, tahun ini 40 peserta baru mengikuti pelatihan untuk memperluas dampak DEB. Menurut Rudi, tujuan utama program ini bukan hanya menyediakan listrik, tetapi juga menggerakkan ekonomi lokal melalui energi terbarukan.

Kisah para peserta menunjukkan hasil nyata. Kukuh Diki Prasetya dari Lampung, misalnya, memanfaatkan PLTS untuk mengembangkan industri kopi desa. “Energi surya membuat kami bekerja lebih efisien dan menumbuhkan 18 kelompok petani baru,” katanya.

Dari Papua, Edison Fami bersama komunitasnya mengubah Desa Malasigi menjadi kawasan ekowisata berbasis hutan berkelanjutan, dengan PLTS berkapasitas 8,72 kWp sebagai sumber energi utama. Sementara di Maros, Kasmawati bersama kelompok wanita tani mengembangkan pertanian hidroponik berbasis energi terbarukan, yang mendorong kemandirian ekonomi perempuan desa.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, menegaskan bahwa DEB adalah bentuk nyata kontribusi Pertamina dalam mendukung target Net Zero Emission 2060. “Melalui pelatihan dan sertifikasi ini, kami berharap tercipta kemandirian energi dan kesejahteraan masyarakat desa yang berkelanjutan,” ujarnya.

Pertamina terus berkomitmen menghadirkan energi bersih dan memperkuat implementasi prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis, sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) global. (*)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Jakarta Pertamina Enduro Runner-up Proliga 2026, Siap Tancap Gas di Final Four

Jakarta, situsenergi.com Jakarta Pertamina Enduro memastikan posisi runner-up klasemen Proliga putri 2026...

Pasokan Avtur Aman Jelang Lebaran! AFT Halim Jadi Andalan Pertamina Jaga Kualitas BBM Pesawat

Jakarta, situsenergi.com Menjelang lonjakan penerbangan saat Ramadan dan Idulfitri, PT Pertamina (Persero)...

Astrindo Gandeng IKD, Distribusi Gas ke Mini LNG Plant Jadi Senjata Baru Ekspansi LNG

Jakarta, Situsenergi.com Langkah agresif di sektor LNG kembali ditunjukkan PT Astrindo Nusantara...

Gas Alam untuk Industri Dalam Negeri Makin Kritis, Puskepi Minta Prabowo Negosiasi Ulang Ekspor

Jakarta, situsenergi.com Kebutuhan pasokan gas alam untuk industri dalam negeri kini memasuki...