Home MIGAS PDSI Luncurkan Ruang BSC, Perkuat Respons Darurat di Industri Pengeboran
MIGAS

PDSI Luncurkan Ruang BSC, Perkuat Respons Darurat di Industri Pengeboran

Share
Share

Jakarta, situsenergi.com

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) meresmikan Business Support Center (BSC) dan menggelar Workshop Incident Command System (ICS) sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat di sektor migas.

Langkah strategis ini dilakukan di Jakarta pada Selasa (29/7/2025) sebagai wujud nyata komitmen PDSI dalam memperkuat sistem manajemen insiden di industri pengeboran yang sarat risiko.

Direktur Utama PDSI, Avep Disasmita, menekankan pentingnya penerapan ICS sebagai sistem komando yang terpadu dan terstruktur. Ia menyebut, ICS mampu menjamin efektivitas koordinasi dan pembagian tugas di tengah situasi kritis.

“Tidak ada ruang untuk kelambanan atau kesalahan saat insiden terjadi. ICS menjadi krusial karena memberikan koordinasi yang rapi, sistem komando yang tegas, dan peran yang terdistribusi secara jelas, bukan hanya bagi tim teknis tapi juga fungsi pendukung bisnis,” ujar Avep.

Ruang Business Support Center (BSC) yang baru saja diresmikan menjadi elemen penting dalam mendukung keberlangsungan operasional perusahaan, terutama saat terjadi keadaan darurat. Ruang ini dirancang sebagai pusat kendali yang mampu memfasilitasi pengambilan keputusan cepat dan terkoordinasi lintas fungsi.

Avep menambahkan, peresmian BSC sekaligus penyelenggaraan Workshop ICS harus dimaknai lebih dari sekadar kegiatan seremonial. Menurutnya, ini adalah upaya konkret dalam membangun ketangguhan organisasi.

“Mari kita jadikan kegiatan ini bukan sekadar formalitas, tapi langkah nyata menuju ketangguhan organisasi dalam menghadapi risiko,” tegasnya.

Sebagai anak usaha Subholding Upstream Pertamina, PDSI terus mendorong penguatan sistem manajemen risiko di seluruh lini operasionalnya. Dengan adanya ruang BSC dan penerapan ICS, perusahaan berharap dapat meningkatkan efisiensi penanganan insiden sekaligus menjaga keberlangsungan produksi.

Langkah ini juga sejalan dengan tujuan jangka panjang PDSI untuk menjadi perusahaan jasa pengeboran yang unggul dan berstandar global. (DIN/GIT)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Menata Ulang Subsidi BBM untuk Pemerataan Akses Energi Nasional

Oleh : Dina Nurul FitriaAnggota Dewan Energi Nasional Unsur Konsumen 2020–2025 Subsidi...

Pasar Murah Pertamina Dimulai dari Tuban, Paket Sembako Rp211 Ribu Dijual Rp30 Ribu

Jakarta, situsenergi.com PT Pertamina (Persero) menggelar program pasar murah untuk membantu masyarakat...

IRESS Desak Kejagung Kejar Dugaan Kerugian Pada AP BUMN Rp451 Miliar Terkait Perusahaan Samin Tan

Jakarta, situsenergi.com Penetapan Samin Tan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung dalam kasus...

PGE Borong PROPER Emas, Kamojang 15 Kali Beruntun dan Ulubelu Kian Bersinar

Jakarta, Situsenergi.com PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) kembali mencetak prestasi dengan...