Home ENERGI PDSI dan PGN Bersinergi Gunakan Teknologi DGBS untuk Kurangi Emisi Pengeboran
ENERGI

PDSI dan PGN Bersinergi Gunakan Teknologi DGBS untuk Kurangi Emisi Pengeboran

Share
Share

Jakarta, situsenergi.com

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) berkolaborasi dengan PT Gagas Energi Indonesia dalam pemanfaatan teknologi ramah lingkungan Dynamic Gas Blending System (DGBS) untuk mendukung pengeboran minyak yang lebih berkelanjutan. Teknologi ini mampu mengoptimalkan biaya operasional sekaligus menurunkan emisi karbon secara signifikan.

Efisiensi Energi dengan Teknologi DGBS

Direktur Operasi PDSI, Aziz Muslim, mengungkapkan bahwa penerapan DGBS memungkinkan mesin yang sebelumnya berbahan bakar diesel beralih ke gas bumi. Mesin ini kemudian menghasilkan listrik yang digunakan untuk operasi di rig atau anjungan pengeboran.

“Penggunaan gas sebagai alternatif bahan bakar minyak (BBM) tidak hanya menekan biaya operasional tetapi juga mampu mengurangi emisi karbon. Ini menjadikannya solusi lebih ekonomis dan berkelanjutan,” jelas Aziz dalam keterangannya, Selasa (4/3/2025).

Dukungan Pasokan Gas dari PGN Gagas

Direktur Operasi dan Komersial PGN Gagas, Baskara Agung Wibawa, menjelaskan bahwa rencana sinergi ini telah dikomunikasikan sejak Februari 2023. PGN Gagas akan menyediakan pasokan gas dari Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) terdekat, yaitu SPBG Purwakarta.

“Gas akan dikirim menggunakan Gas Transport Module (GTM), lalu tekanannya diturunkan melalui Pressure Reducing System (PRS) sebelum dialirkan ke dalam instalasi dan diteruskan ke engine,” terang Baskara.

Komitmen PDSI dalam Keberlanjutan Lingkungan

Direktur Utama PDSI, Avep Disasmita, berharap bahwa penerapan teknologi DGBS dapat meningkatkan efisiensi konsumsi bahan bakar serta mengurangi emisi karbon hingga 30 persen.

“Kami berkomitmen untuk tidak hanya berfokus pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga menjaga kelestarian lingkungan melalui inovasi energi berkelanjutan,” tegasnya. (DIN/GIT)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Sudah Saatnya Prabowo Juga Pecah Kementerian ESDM Menjadi Kementerian Energi Dan Kementerian Sumber Daya Mineral

Jakarta, situsenergi.com Sudah saatnya pemerintahan Prabowo mempertimbangkan secara serius pemisahan Kementerian Energi...

Sofyano: Danantara Perlu Lanjutkan Merger BUMN Atau Subholding atau Anak Perusahaan BUMN

Jakarta, situsenergi.com Keberhasilan merger subholding di lingkungan PT Pertamina (Persero) patut diapresiasi...

Opini: Danantara Harus Jadi Alat Negara Mengembalikan Saham BUMN ke Pangkuan Bangsa

Oleh: Sofyano ZakariaDirektur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) Keberadaan Danantara harus dimaknai...

KAI Perkuat Ketahanan Energi Lewat Angkutan Barang Non-Batubara

Jakarta, Situsenergi.com PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat kinerja solid pada awal...