Home ENERGI Medco Energi Perbarui Perjanjian Utang, Kenapa?
ENERGI

Medco Energi Perbarui Perjanjian Utang, Kenapa?

Share
Medco Energi Perbarui Perjanjian Utang, Kenapa?
Share

Jakarta, Situsenergi.com

PT Medco Energi Internasional Tbk menandatangani perubahan dan pernyataan kembali perjanjian fasilitas pinjaman dengan Australia and New Zealand Banking Group Limited Cabang Singapura, PT Bank ANZ Indonesia, ING Bank N.V. Singapore Branch (ING) dan Societe Generale Singapore Branch (SG) sebagai pemberi pinjaman awal (debitor).

Siendy K. Wisandana, Sekretaris Perusahaan mengungkap nilai pinjaman pokok yang tertuang dalam perjanjian kembali sebesar USD420 juta. Dana yang diraih Medco ini akan digunakan untuk pelunasan sisa utang berdasarkan perjanjian sebelumnya.

“Kemudian akan digunakan untuk pembiayaan operasi dan biaya modal,” ujar Siendy dalam keterangannya, Rabu (28/12/2022).

Jatuh tempo pinjaman yaitu pada 31 Desember 2028. Atas transaksi yang terjadi itu manajemen Medco memastikan bahwa tidak berdampak khusus pada kinerja operasional perusahaan.

“Transaksi ini hanya akan menyebabkan bertambahnya kewajiban keuangan secara material,” tukasnya.(DIN/SL)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Sudah Saatnya Prabowo Juga Pecah Kementerian ESDM Menjadi Kementerian Energi Dan Kementerian Sumber Daya Mineral

Jakarta, situsenergi.com Sudah saatnya pemerintahan Prabowo mempertimbangkan secara serius pemisahan Kementerian Energi...

Sofyano: Danantara Perlu Lanjutkan Merger BUMN Atau Subholding atau Anak Perusahaan BUMN

Jakarta, situsenergi.com Keberhasilan merger subholding di lingkungan PT Pertamina (Persero) patut diapresiasi...

Opini: Danantara Harus Jadi Alat Negara Mengembalikan Saham BUMN ke Pangkuan Bangsa

Oleh: Sofyano ZakariaDirektur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) Keberadaan Danantara harus dimaknai...

KAI Perkuat Ketahanan Energi Lewat Angkutan Barang Non-Batubara

Jakarta, Situsenergi.com PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat kinerja solid pada awal...