Home ENERGI Hingga September 2022, Kinerja Keuangan Adaro Energy Moncer
ENERGI

Hingga September 2022, Kinerja Keuangan Adaro Energy Moncer

Share
Wow, Adaro Bakal Bagikan Dividen Jumbo Bulan Ini
Share

Jakarta, Situsenergi.com

PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) sukses mencatatkan peningkatan pendapatan bersih untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2022 sebesar $5,9 miliar. Capain ini meningkat 130% apabila dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2021 sebesar $2,56 miliar (year on year/ yoy).
 
Presiden Direktur dan CEO Adaro Energy, Garibaldi Thohir, mengatakan kenaikan pendapatan ini dibarengi dengan peningkatan beban pokok pendapatan sebesar 59% dari $1,59 miliar menjadi $2,54 miliar. Untuk laba inti perusahaan sebesar $2,33 miliar atau naik 262% dari sebelumnya sebesar $644 juta.

“Pada sembilan bulan p rtama tahun 2022, Adaro terus mengeksekusi strategi untuk meningkatkan produksi dan penjualan, karena kami mengejar peningkatan melebihi 10% y-o-y untuk dua komponen ini,” ujar Garibaldi dalam keterangannya, Selasa (1/11/2022).

Ditegaskan bahwa capaian pendapatan, EBITDA dan laba bersih perseroan untuk Sembilan bulan pertama di tahun ini menjadi rekor tertinggi sejak perusahaan didirikan 30 tahun lalu. EBITDA operasional yang mencapai $3,8 miliar, dan laba inti $2,3 miliar setara dengan kenaikan masing-masing 231% dan 262% yoy.  

Selanjutnya untuk total aset ADRO pada periode tersebut tercatat sebesar $10,03 miliar atau tumbuh 41% dari sebelumnya $7,11 miliar. Kemudian untuk liabilitas perusahaan tercatat $3,74 miliar atau naik 34% dari sebelumnya $2,79 miliar. Selanjutnya arus kas bebas perseroan sebesar $2,07 miliar dari sebelumnya $641 juta.

“Seiring kita berevolusi dan berinovasi di 30 tahun ke depan, kita akan membangun Adaro yang baru. Saya dapat pastikan kepada para pemegang saham bahwa kami akan terus berfokus pada eksekusi, SDM dan budaya, seiring langkah untuk meningkatkan investasi pada energi terbarukan, membangun kawasan industri hijau terbesar di dunia dan berinvestasi pada rantai pasokan baterai kendaraan listrik,” pungkas dia. (DIN/SL)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Sudah Saatnya Prabowo Juga Pecah Kementerian ESDM Menjadi Kementerian Energi Dan Kementerian Sumber Daya Mineral

Jakarta, situsenergi.com Sudah saatnya pemerintahan Prabowo mempertimbangkan secara serius pemisahan Kementerian Energi...

Sofyano: Danantara Perlu Lanjutkan Merger BUMN Atau Subholding atau Anak Perusahaan BUMN

Jakarta, situsenergi.com Keberhasilan merger subholding di lingkungan PT Pertamina (Persero) patut diapresiasi...

Opini: Danantara Harus Jadi Alat Negara Mengembalikan Saham BUMN ke Pangkuan Bangsa

Oleh: Sofyano ZakariaDirektur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) Keberadaan Danantara harus dimaknai...

KAI Perkuat Ketahanan Energi Lewat Angkutan Barang Non-Batubara

Jakarta, Situsenergi.com PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat kinerja solid pada awal...