Home MINERBA DPR: Kebijakan Hilirisasi Sektor Mineral Harus Didukung Strategi Bisnis Terukur
MINERBA

DPR: Kebijakan Hilirisasi Sektor Mineral Harus Didukung Strategi Bisnis Terukur

Share
dpr: kebijakan hilirisasi sektor mineral harus didukung strategi bisnis terukur
Share

Jakarta, Situsenergi.com

Anggota Komisi VII DPR RI Mukhtarudin mendukung kebijakan hilirisasi sektor mineral seperti timah, nikel, dan bauksit. Namun demikian, ia tetap menekankan agar kebijakan hilirisasi dibarengi dengan strategi bisnis yang terukur, agar produk hasil hilirisasi dapat terserap maksimal melalui ekspor.

“Karena jika terserap maksimal tentu akan berdampak positif terhadap pendapatan negara itu sendiri,” kata Mukhtarudin dalam keterangannya yang dikutip di Jakarta, Sabtu (22/10/2022).

Mukhtarudin juga meminta agar sebelum langkah hilirisasi dilakukan, Pemerintah mesti memiliki peta jalan (roadmap) yang jelas terkait rencana hilirisasi timah, termasuk langkah menyetop ekspor bahan mentah di dalamnya.

“Sampai sekarang kan kita belum melihat roadmap ini, mungkin pemerintah sedang godok atau apa Saya kurang tahu tapi kami di komisi 7 belum dapat informasi tentang roadmap masalah hilirisasi timah ini seperti apa,” ujarnya.

“Dengan adanya roadmap, maka kebijakan hilirisasi terkait batasan-batasan apa saja yang boleh atau tidak semakin jelas nantinya,” sambung dia.

Lebih jauh ia mengatakan, bahwa kontribusi sektor mineral terhadap pendapatan negara cukup signifikan. Untuk itu kembali ia menyampaikan dukungan terhadap kebijakan hilirisasi sektor mineral tersebut.

“Apapun bentuknya dalam rangka meningkatkan hilirisasi mineral di Indonesia harus kita dukung, artinya sejauh itu untuk meningkatkan nilai tambah, mau timah, nikel, bauksit apapun itu. Yang hari ini masih mengekspor bahan mentah, bahan mentah kita akan dorong untuk hilirisasinya,” kata Mukhtarudin.

Pasalnya, lanjut Mukhtarudin , dengan adanya kebijakan hilirisasi tambang nantinya bisa berefek positif pada sektor lainnya. Mulai dari terbukanya lapangan pekerjaan hingga iklim investasi akan semakin bergairah.

Ia juga menegaskan, bahwa DPR akan berada pada spektrum yang sama dengan pemerintah sepanjang hilirisasi ditujukan untuk kepentingan dan kemajuan bangsa dan negara ini.

“Saya kira kebijakan hilirisasi cukup relevan jika kita bicara konteks kedaulatan energi maupun prospek pendapatan negara ke depannya. Dengan adanya hilirisasi kita bisa memutus kebiasaan ekspor bahan mentah. Jadi tidak ada alasan untuk tidak mendukung kebijakan yang cukup visioner ini,” pungkasnya.(Ert/SL)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Harga Patokan Ekspor Tembaga dan Emas Melonjak, Kemendag Ungkap Pemicu Utamanya

Jakarta, situsenergi.com Kenaikan harga komoditas tambang kembali terjadi. Kementerian Perdagangan resmi menaikkan...

Antam Kunci Hilirisasi Nikel, Ekosistem Baterai Nasional Mulai Terbentuk

Jakarta, situsenergi.com PT Aneka Tambang Tbk (Antam) melangkah strategis dalam peta industri...

UKM Dapat Karpet Merah ke Sektor Tambang, Izin Prioritas Resmi Dibuka

Jakarta, situsenergi.com Peluang usaha di sektor tambang kini tak lagi eksklusif untuk...

PTBA Tutup Akses Tambang Ilegal, Aset Negara di Banko Tengah Dijaga Ketat

Jakarta, situsenergi.com PT Bukit Asam Tbk (PTBA) bergerak cepat merespons ancaman penambangan...