Home LISTRIK Demi Manfaatkan FABA, PLN Minta Revisi Aturan Soal AMDAL Disegerakan
LISTRIK

Demi Manfaatkan FABA, PLN Minta Revisi Aturan Soal AMDAL Disegerakan

Share
Demi Manfaatkan FABA, PLN Minta Revisi Aturan Soal AMDAL Disegerakan
Share

Jakarta, Situsenergi.com

PT PLN (Persero) mengapresiasi kebijakan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya yang pada akhirnya memutuskan untuk mengeluarkan Fly Ash Bottom Ash (FABA) atau abu sisa pembakaran batu bara dari kategori limbah B3. 

Berkat kebijakan itu, PLN kini memiliki kesempatan untuk mengolah FABA menjadi produk lain yang mendatangkan nilai tambah, serta mengurangi dampak lingkungan dari limbah FABA yang terbengkalai. 

“Alhamdulillah dengan kebijakan dan kebijaksanaan dari Ibu Menteri LHK, dikeluarkanlah sebuah instrumen administrasi negara, yaitu diberikannya ruang bagi PLN Grup untuk dapat mengelola FABA sembari proses administrasi proses persetujuan lingkungannya tetap dijalankan,” ujar Direktur Manajemen Sumber Daya Manusia PT PLN (Persero) Yusuf Didi Setiarto dalam diskusi FABA yang diselenggarakan Ruang Energi secara virtual, Kamis (7/4/2022). 

Menurut Didi, kebijakan tersebut sangat bermanfaat bagi PLN grup karena bisa memulai melakukan hilirisasi dari pemanfaatan FABA tersebut. 

Kebijakan Menteri LHK itu, kata Didi, membuat kekosongan aturan mengenai pemanfaatan FABA tidak terjadi. 

Meski demikian, lanjut Didi, PLN Grup saat ini membutuhkan adanya revisi terkait proses persetujuan lingkungan alias AMDAL. 

“Dalam proses persetujuan lingkungan tentu banyak diskusi yang saat ini kami jalankan dan ini sudah dalam posisi semua administrasi yang disyaratkan PLN sudah penuhi, tinggal diskusi secara intens dengan perangkat yang ada di Kementerian Lingkungan Hidup, sampai nanti revisi persetujuan lingkungan kami harapkan dapat segera keluar,” tuturnya.

Didi menambahkan, sambil menunggu proses revisi itu selesai, PLN saat ini melakukan konsep yang disebut Pelimbahan dan Pemanfaatan.

“Jadi kalau dalam volume yang besar, untuk mengurangi FABA di wilayah operasi poembangkitan kami, itu menggunakan pendekatan pelimbahan, ke daerah-daerah yang butuh pemadatan tanah, juga untuk perbaikan pasca operasi tambang,” pungkasnya. (SNU)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

PLN Bagikan 3 Tips Kelistrikan Hadapi Cuaca Ekstrem hingga Akhir Januari

Jakarta, situsenergi.com Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca ekstrem masih...

Penjualan REC PLN Tembus 6,43 TWh di 2025, Industri Makin Serius Beralih ke Energi Hijau

Jakarta, situsenergi.com Minat industri dan pelaku bisnis terhadap energi bersih terus menunjukkan...

Listrik Kurang? Pelaku Usaha hingga Rumah Tangga Kini Bisa Tambah Daya Cepat Lewat PLN Mobile

Jakarta, Situsenergi.com Kebutuhan listrik rumah dan usaha sering kali naik diam-diam. Awalnya...

Bangunan Sudah Jadi tapi Listrik Belum Nyala? Ini Cara Resmi Pasang Listrik Baru via PLN Mobile

Jakarta, situsenergi.com Bangunan baru yang sudah rampung belum sepenuhnya bisa digunakan tanpa...