Home MIGAS SKK Migas: Target Produksi 1 Juta Bph Butuh Investasi USD 187 Miliar
MIGAS

SKK Migas: Target Produksi 1 Juta Bph Butuh Investasi USD 187 Miliar

Share
Share

Jakarta, Situsenergi.com

SKK Migas memproyeksikan angka investasi yang digelontorkan Kontraktor Kontak Kerja Sama (KKKS) terkait dengan target produksi nasional sebesar 1 juta barel per hari minyak dan 12 BSCFD gas pada 2030 secara total akan mencapai USD 187 miliar.

Menurut Kepala Divisi Pengelolaan Rantai Suplai dan Analisis Biaya SKK Migas Erwin Suryadi, tingginya angka investasi seiring dengan peningkatan produksi akan meningkatkan kegiatan sektor hulu yang diikuti dengan diperlukannya kehadiran industri jasa dan barang sebagai penunjang.

SKK Migas, kata dia, berkomitmen untuk menggenjot penggunaan produk dalam negeri atau TKDN industri hulu migas dengan mendongkrak kemampuan usaha penunjang dalam negeri hulu migas, sehingga meningkatkan efek berganda ekonomi Indonesia secara regional hingga nasional.

“Kehadiran industri hulu migas memberikan multiplier effect yang sesungguhnya. Banyak sekali industri lain dapat terangkat dengan keberadaan industri hulu migas,” terang Erwin.

Pada 2020-2021, nilai kontribusi industri migas bagi sejumlah industri lain mencapai 7,126 miliar dolar AS atau setara dengan Rp 103 triliun.

“Nilai kontribusi tersebut antara lain industri transportasi dengan nilai 470 dolar AS dengan nilai TKDN sebesar 86 persen, industri perhotelan senilai 129.88 juta dolar AS dengan kandungan TKDN sebesar 92 persen,” paparnya.

Sementara pencapaian industri kesehatan mencapai 20,446 juta dolar AS dengan TKDN 86 persen, disusul dengan industri asuransi senilai 3,821 dolar AS dengan nilai TKDN sebesar 86 persen.

“Sedangkan dari keseluruhan kontribusi tersebut, UMKM memiliki peranan aktif terhadap perputaran roda ekonomi sebesar 10,7 persen dengan nilai TKDN 100 persen,” ujarnya.

Per 30 September 2021, total pengadaan barang dan jasa pada industri hulu migas telah mencapai 2,6 miliar dolar AS atau setara Rp 37 triliun dengan komitmen TKDN sebesar 58 persen atau di atas target yang ditetapkan pemerintah.(Ert/rif)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Menata Ulang Subsidi BBM untuk Pemerataan Akses Energi Nasional

Oleh : Dina Nurul FitriaAnggota Dewan Energi Nasional Unsur Konsumen 2020–2025 Subsidi...

Pasar Murah Pertamina Dimulai dari Tuban, Paket Sembako Rp211 Ribu Dijual Rp30 Ribu

Jakarta, situsenergi.com PT Pertamina (Persero) menggelar program pasar murah untuk membantu masyarakat...

IRESS Desak Kejagung Kejar Dugaan Kerugian Pada AP BUMN Rp451 Miliar Terkait Perusahaan Samin Tan

Jakarta, situsenergi.com Penetapan Samin Tan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung dalam kasus...

PGE Borong PROPER Emas, Kamojang 15 Kali Beruntun dan Ulubelu Kian Bersinar

Jakarta, Situsenergi.com PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) kembali mencetak prestasi dengan...