Home MIGAS Permintaan BBM Tinggi, Berkah Bagi Elnusa
MIGAS

Permintaan BBM Tinggi, Berkah Bagi Elnusa

Share
Triwulan I 2021 Elnusa Bukukan Pendapatan Rp 1,8 Triliun
Share

Jakarta, Situsenergi.com

PT Elnusa Tbk (Elnusa) meyakini kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) tahun ini akan lebih ekspansif dalam produksi minyak. Terlebih saat ini harga minyak dunia sedang merangkak naik yang menjadi sinyal positif. Hal ini juga ditopang oleh konsumsi minyak dalam negeri yang terus mengalami kenaikan.

Ari Wijaya, Corporate Secretary Elnusa, menjelaskan dengan bisnis KKKS yang diperkirakan akan semakin membaik tentunya akan memberikan dampak bagi perolehan kontrak Elnusa. Sebagai perusahaan penyedia jasa energi dengan kompetensi inti pada jasa hulu migas, jasa distribusi dan logistik energi, serta jasa penunjang lainnya, Elnusa berpeluang meraih banyak kesempatan untuk memenangkan tender sektor jasa migas. Jika hal itu terjadi, maka secara otomatis peluang Elnusa untuk memperbesar pendapatan atau laba bersih juga semakin besar.

“Prospek tahun ini yang positif adalah konsumsi BBM dalam negeri. Jadi timbul optimisme bahwa KKKS akan naikkan produksinya, nah ini peluang Elnusa karena Elnusa adalah perusahaan jasa,” kata Ari dalam konferensi pers virtual, Rabu (21/7/2021).

Dikatakan Ari bahwa saat ini pihaknya sedang berupaya untuk memenangkan beberapa tender proyek jasa pengeboran & pemeliharaan lapangan migas (drilling & oilfield services), jasa engineering, procurement, construction & operation maintenance (EPC-OM). Beberapa sudah dipastikan dimenangkan oleh perseroan. Diharapkan beberapa tender lain yang masih dalam tahap penjajakan bisa diperoleh kontraknya meskipun proyek baru bisa dijalankan tahun depan. 

“Proyek yang kita bidik seperti EPC-OEM, perawatan sumur dan lainnya memang tidak besar. Namun ada yang sedang dan akan kita ikuti tendernya semoga dikerjakan tahun ini walau nggak bisa selesai tahun ini,” ulasnya.

Ditegaskan Ari bahwa Elnusa belum mengubah target RKAP (rencana kerja anggaran perusahaan) meski kondisi harga minyak sedang naik. Diakui meski harga minyak naik namun tidak serta merta dapat mengubah target perseroan karena masih banyak hal yang menjadi pertimbangan. Dia hanya berharap target-target kinerja yang ditetapkan dalam RKAP dapat dicapai tahun ini.

“Kita berharap bisa meningkatkan nett profit margin, kita akui ini masih struggelling oleh karena itu kita akan lakukan cost effisiensi. Revenue kita paling engga sama dengan RKAP tapi efisiensi harus ditingkatkan agar nett profit terjungkit,” pungkas dia. (DIN/RIF)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Sofyano Zakaria: Percaya Pertamina Patra Niaga Mampu Jamin Pasokan BBM dan Elpiji Selama Ramadhan dan Idul Fitri 2026

Jakarta, situsenergi.com Pengamat kebijakan energi dan Direktur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi),...

Pertamina Siaga Mudik Idulfitri 1447 H, Dirut Pastikan BBM hingga LPG Aman

Jakarta, Situsenergi.com PT Pertamina (Persero) menegaskan kesiapan penuh mengawal arus mudik Idulfitri...

Mudik Gratis Pertamina 2026 Dibuka! Berangkat ke 15+ Kota, Ini Jadwal dan Cara Daftarnya

Jakarta, Situsenergi.com Kabar yang ditunggu akhirnya datang. Program Mudik Bareng Pertamina 2026...

Neraca Perdagangan RI Januari 2026 Surplus, Tapi Defisit Migas Tembus USD2,27 Miliar

Jakarta, Situsenergi.com Neraca perdagangan Indonesia membuka tahun 2026 dengan kabar baik sekaligus...