Home LISTRIK PLN Listriki “Sentra Tambak Udang” di OKI Sum-Sel
LISTRIK

PLN Listriki “Sentra Tambak Udang” di OKI Sum-Sel

Share
Share

Jakarta, situsenergi.com

Sebelumnya desa Bumi Pratama Mandira, Kecamatan Sungai Menang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan, masih mengunkan listrik dirsel. Nqmun sekarang berkat selesainya pembangunan jaringan transmisi maka desta tersebut bebas menggunakan listrik PLN.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Sumatera Selatan Jambi dan Bengkulu (UIW SJ2JB) Bambang Dwiyanto mengatakan bahwa keberhasilan PLN dalam mewujudkan impian masyarakat di Desa Bumi Pratama Mandira ini adalah berkat dukungan dari semua pihak.

“Pemerintah Propinsi Sumatera Selatan melalui Bapak Gubernur Herman Deru selalu mendorong percepatan pembangunan jaringan dan tower di daerah tersebut. Masyarakat, kelompok tani dan semua fihak juga memberikan komitmen yang kuat untuk mewujudkan ini semua,” kata Bambang, Minggu (11/4).

Menurut Banbang, PLN menarik jaringan transmisi dari gardu induk Dipasena wilayah Lampung melintasi sungai selebar 550 meter menuju desa di Sumatera Selatan tersebut. Dengan demikian daerah yang terkenal sebagai penghasil udang itu telah bebas dari listrik diesel dan berganti dengan listrik yang lebih ekonomis dan lebih bersih dari PLN.

Pasokan listrik PLN akan dapat memenuhi kebutuhan ratusan tambak dan ribuan rumah warga yang sebagian besar berprofesi sebagai petani tambak udang. Penyalaan listrik di desa Bumi Pratama Mandira dilakukan Jum’at 10/4 kemarin oleh Manajer PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Ogan Ilir, Linda Marpaung.

Kehadiran stroom dari PLN menjadi impian bagi 3.000-an warga yang telah bermukim sejak tahun 80-an itu. Letaknya yang berada di pesisir timur dan dibatasi oleh rawa dan sungai, menyebabkan daerah itu tidak memiliki akses darat yang memadai. Hal ini pula lah yang menyebabkan Desa Bumi Pratama Mandira selama ini belum bisa menikmati aliran listrik PLN seperti daerah-daerah lainnya.

Impian warga kini terwujud. PLN telah berhasil merampungkan jaringan listrik sepanjang 20 kilometer sirkuit (kms) dan 4 (empat) unit tower Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) yang menyeberangi Sungai Menang dengan lebar sungai 549 meter dari Kabupaten Mesuji, Propinsi Lampung menuju Kabupaten OKI, Propinsi Sumatera Selatan dengan total investasi pembangunan senilai 13.3 milyar rupiah.

Linda mengatakan, dengan dukungan listrik dari PLN yang menyala selama 24 jam sehari (sebelumnya dengan diesel menyala 6 jam sehari) warga akan mendapatkan efisiensi yang luar biasa dan diharapkan dapat meningkatkan produksi udangnya.

Oleh karena itu, PLN akan menyalurkan daya sebesar 3,4 juta voltampere (VA), kepada kurang kebih 3.000 pelanggan yang saat ini secara bertahap akan mendaftarkan diri sebagai pelanggan resmi PLN. Diharapkan dengan masuknya listrik PLN ke salah satu sentra penghasil udang, akan semakin meningkatkan ekonomi masyarakat, meningkatkan kapasitas ekspor serta mendorong pertumbuhan ekonomi makro di Indonesia.(MUL/RIF)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

FABA Jadi Rebutan! PLN Sulap Abu PLTU Jadi Mesin Ekonomi Sirkular

Jakarta, Situsenergi.com PLN kian agresif membuktikan bahwa limbah bisa naik kelas. Sepanjang...

Proyek Baterai Rp96 Triliun Digas, PLN–IBC Pacu Hilirisasi dari Tambang hingga PLTS

Jakarta, Situsenergi.com Pemerintah kembali menekan gas hilirisasi. PT PLN (Persero) sebagai pemegang...

Jakarta Electric PLN Mobile Mengamuk! Sikat Popsivo 3-0, Finis Tiga Besar Proliga 2026

Jakarta, situsenergi.com Jakarta Electric PLN Mobile menutup putaran pertama Proliga 2026 dengan...

Token Listrik Bukan Pulsa HP! Ini Cara Hitung kWh Prabayar Biar Tak Salah Paham

Jakarta, situsenergi.com Banyak pelanggan masih menyamakan token listrik prabayar dengan pulsa seluler....