Home ENERGI PLTMG Sorong Terima Aliran Gas Perdana dari Perta Daya Gas
ENERGI

PLTMG Sorong Terima Aliran Gas Perdana dari Perta Daya Gas

Share
Share

Jakarta, Situsenergy.com

PT Perta Daya Gas (PDG) yang merupakan anak usaha patungan PT Pertamina Gas dan PT Indonesia Power, berhasil melaksanakan commissioning atau uji coba pengaliran gas perdana ke Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Sorong, Papua Barat pada Rabu (20/01/2021).

“Pengaliran perdana ini terlaksana melalui infrastruktur pipa gas sepanjang 3,7 Km dari lokasi Metering & Regulating Station (MRS) milik PT Malamoi Olom Wobok (MOW) di area KEK Sorong hingga ke titik tie-in PLTMG Sorong,” kata Direktur Utama PT Perta Daya Gas Arief Wardono dalam keterangan pers di Jakarta, Rabu (20/1/2021).

Menurut Arief, pembangunan infrastruktur gas untuk PLTMG Sorong adalah penugasan dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk selaku Sub Holding Gas sesuai yang diamanatkan oleh Kepmen ESDM No.13 Tahun 2020 dalam pemanfaatan gas bumi sebagai pengganti penggunaan bahan bakar High Speed Diesel (HSD) di 52 pembangkit yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Dengan terjaminnya pasokan gas sebagai energi untuk PLTMG Sorong ini, diharapkan dapat menjadi kontribusi nyata dari Sub Holding Gas dalam mendukung program pemerintah yaitu penyediaan energi listrik bagi warga Papua Barat, khususnya kota Sorong,” papar Arief.

Ia memgatakan, PDG sebelumnya telah menyelenggarakan seremonial soft launching proyek ini pada 24 Desember 2020 sebagai penanda telah rampungnya pembangunan pipa gas untuk pengaliran gas ke PLTMG Sorong.

“Proses selanjutnya setelah uji coba pengaliran gas perdana adalah tahap commissioning peralihan mesin pembangkit Unit 1 sampai dengan Unit 5 secara bertahap dari penggunaan BBM menjadi gas bumi,” papar Arief

Lebih jauh ia mengatakan, PDG telah berhasil membangun infrastruktur pipa gas baru tersebut dalam waktu singkat yaitu 6 minggu. Infrastruktur gas baru ini merupakan bagian dari proyek gasifikasi untuk PLTMG Sorong yang memiliki kapasitas 50 MW.

“Permintaan listrik di Sorong dan sekitarnya saat ini sekitar 48 MW yang bisa dipasok oleh PLTMG Sorong. Dengan kebutuhan akan gas mulai dari 3,2 BBTUD hingga 8 BBTUD,” tukasnya.

Masih menurut Arief, PLTMG Sorong 50 MW merupakan proyek perdana dari 3 program Quick Win pemerintah yang berhasil diselesaikan pada tahun lalu. “Infrastruktur ini menjadi pionir di bidang gasifikasi pembangkit listrik di Indonesia,” ujar Arief.(Mul/rif)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Sudah Saatnya Prabowo Juga Pecah Kementerian ESDM Menjadi Kementerian Energi Dan Kementerian Sumber Daya Mineral

Jakarta, situsenergi.com Sudah saatnya pemerintahan Prabowo mempertimbangkan secara serius pemisahan Kementerian Energi...

Sofyano: Danantara Perlu Lanjutkan Merger BUMN Atau Subholding atau Anak Perusahaan BUMN

Jakarta, situsenergi.com Keberhasilan merger subholding di lingkungan PT Pertamina (Persero) patut diapresiasi...

Opini: Danantara Harus Jadi Alat Negara Mengembalikan Saham BUMN ke Pangkuan Bangsa

Oleh: Sofyano ZakariaDirektur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) Keberadaan Danantara harus dimaknai...

KAI Perkuat Ketahanan Energi Lewat Angkutan Barang Non-Batubara

Jakarta, Situsenergi.com PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat kinerja solid pada awal...