Home ENERGI Sebanyak 176 Perusahaan Nikmati Harga Gas Murah
ENERGI

Sebanyak 176 Perusahaan Nikmati Harga Gas Murah

Share
Share

Jakarta, Situsenergy.com

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memastikan akan terus berupaya agar harga gas industri sebesar USD6 per MMBTU bisa dinikmati oleh semakin banyak sektor industri. Saat ini baru ada tujuh sektor industri yang bisa menikmati harga gas yang kompetitif tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri Perindustrian (Permenperin) 18/2020.

Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, menjelaskan bahwa tujuh sektor industri yang telah mendapatkan harga gas murah adalah industri pupuk, industri petrokimia, industri oleochemical, industri baja, industri keramik, industri kaca dan industri sarung tangan karet. Menurutnya dengan penurunan harga gas itu diharapkan daya saing industri bisa lebih kompetitif. Oleh sebab itu sektor industri yang akan mendapatkan harga spesial ini akan diupayakan diperluas.

“Saat ini realisasi penurunan harga gas bumi untuk 7 sektor industri. Kami akan mulai memasukkan industri lain. Kami yakin sektor industri yang dapat manfaat dari harga gas bisa memperkuat daya saing mereka terhadap produk dari negara lain,” kata Agus Gumiwang dalam keterangannya, Senin (28/12).

Dia menambahkan bahwa saat ini Saat ini terdapat 176 perusahaan yang sudah merasakan manfaat dari harga gas industri tersebut. Total volume gas yang yang mendapatkan fasilitas ini mencapai 957,3 ribu hingga 1,18 juta BBTUD. Dengan fasilitas ini beberapa perusahaan mulai merencanakan pembaharuan teknologi agar dapat memanfaatkan gas bumi dengan lebih efisien. Realisasi penurunan harga gas untuk industri telah mulai direalisasikan pemerintah pada Juni 2020.

“Pada prinsipnya tidak ada industri yang tidak bisa manfaatkan harga gas industri yang murah. Di luar 7 sektor ini harus bisa juga menikmatinya tapi dengan syarat selama gas digunakan sebagai bahan baku,” kata dia. (DIN/rif)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Sudah Saatnya Prabowo Juga Pecah Kementerian ESDM Menjadi Kementerian Energi Dan Kementerian Sumber Daya Mineral

Jakarta, situsenergi.com Sudah saatnya pemerintahan Prabowo mempertimbangkan secara serius pemisahan Kementerian Energi...

Sofyano: Danantara Perlu Lanjutkan Merger BUMN Atau Subholding atau Anak Perusahaan BUMN

Jakarta, situsenergi.com Keberhasilan merger subholding di lingkungan PT Pertamina (Persero) patut diapresiasi...

Opini: Danantara Harus Jadi Alat Negara Mengembalikan Saham BUMN ke Pangkuan Bangsa

Oleh: Sofyano ZakariaDirektur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) Keberadaan Danantara harus dimaknai...

KAI Perkuat Ketahanan Energi Lewat Angkutan Barang Non-Batubara

Jakarta, Situsenergi.com PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat kinerja solid pada awal...