Home ENERGI Pemerintah Targetkan 2026 Tanpa Impor BBM, Apakah Bisa?
ENERGI

Pemerintah Targetkan 2026 Tanpa Impor BBM, Apakah Bisa?

Share
Foto udara Kilang PT Pertamina (persero) Refinery Unit (RU) III Plaju, Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (24/10/2018). Salah satu pencapaian empat tahun pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla di bidang minyak dan gas yaitu Revitalisasi lima Kilang Minyak Eksisting (RDMP) diantaranya kilang minyak Cilacap, Balongan, Dumai, Balikpapan dan Plaju. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/aww.
Share

Jakarta, Situsenergy.com

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan, pada 2026 mendatang, Indonesia sudah tidak melakukan impor Bahan Bakar Minyak (BBM). Kebutuhan domestik, nantinya bakal dipenuhi melalui kilang-kilang di dalam negeri.

Dirjen Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Tutuka Ariadji dalam Oil & Gas Stakeholders Gathering, Rabu (9/12/2020) mengatakan, secara keseluruhan, permintaan BBM pada 2026 akan mencapai 85,14 juta kilo liter (KL) yang nantinya akan dipenuhi dengan produksi sendiri dalam negeri.

“Diharapkan pada tahun 2026 kita sudah tidak mengimpor lagi BBM. Pengurangannya secara gradual dari tahun ini sekitar 16,76 juta KL kita mengimpor,” ujar Tutuka.

Ia memproyeksikan, kebutuhan BBM dalam negeri pada tahun 2020 sebesar 69,72 juta KL. Selain dari impor, pemenuhan kebutuhan BBM dalam negeri juga berasal dari BBN sebesar 8,43 juta KL, dan sisanya dari produksi BBM melalui kilang dalam negeri 44,52 juta KL.

Menurut Tutuka, poduksi BBM kedepannya akan ditopang oleh tambahan produksi dari sejumlah kilang, salah satunya yakni kilang Balongan yang diproyeksikan bisa memberikan tambahan pada 2022. Sedangkan di 2023, diharapkan ada tambahan produksi dari Kilang Balikpapan, dan pada 2026 dari kilang Cilacap dan GRR Tuban. (SNU/RIF)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Sudah Saatnya Prabowo Juga Pecah Kementerian ESDM Menjadi Kementerian Energi Dan Kementerian Sumber Daya Mineral

Jakarta, situsenergi.com Sudah saatnya pemerintahan Prabowo mempertimbangkan secara serius pemisahan Kementerian Energi...

Sofyano: Danantara Perlu Lanjutkan Merger BUMN Atau Subholding atau Anak Perusahaan BUMN

Jakarta, situsenergi.com Keberhasilan merger subholding di lingkungan PT Pertamina (Persero) patut diapresiasi...

Opini: Danantara Harus Jadi Alat Negara Mengembalikan Saham BUMN ke Pangkuan Bangsa

Oleh: Sofyano ZakariaDirektur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) Keberadaan Danantara harus dimaknai...

KAI Perkuat Ketahanan Energi Lewat Angkutan Barang Non-Batubara

Jakarta, Situsenergi.com PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat kinerja solid pada awal...