Home ENERGI Pertamina Raih Penghargaan Internasional EFMD EIP Gold Award
ENERGI

Pertamina Raih Penghargaan Internasional EFMD EIP Gold Award

Share
Share

Jakarta, Situsenergy.com

Program Catalyser, yang dikembangkan oleh PT Pertamina (Persero), memperoleh penghargaan internasional bergengsi untuk bidang manajemen SDM, yakni EFMD – Excellence in Practice (EIP) Gold Award untuk kategori Talent Development.

Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati menyatakan di tingkat nasional, peserta program Catalyser telah berperan penting terhadap kebijakan pemerintah dan pengelolaan energi nasional. “Peserta program Catalyser juga memegang peranan kunci dan berkontribusi signifikan dalam proyek-proyek internasional,” ujar Nicke dalam pesan tertulisnya di Jakarta, Jumat (29/5).

Menurut Nicke, key stakeholders pada prinsipnya mendukung sepenuhnya dampak positif program Catalyser dalam mempersiapkan pemimpin masa depan Pertamina untuk menghadapi tantangan di sektor energi.

Sementara itu, Direktur SDM Pertamina, Koeshartanto menyatakan Catalyser merupakan program akselerasi pengembangan kapabilitas kepemimpinan terbesar di kawasan Asia Tenggara, yang bertujuan untuk mempersiapkan talent terbaik di Pertamina Group, untuk mengisi posisi pimpinan strategis perusahaan dalam kurun waktu 4-5 tahun mendatang.

“Pengembangan Program Catalyser berkolaborasi dengan partner kelas dunia, seperti Deloitte dan INSEAD. Selain itu, Pertamina juga bekerja sama dengan Tjitra & Associates dan Bob Aubrey Associates sebagai Senior Advisor yang berpengalaman di bidangnya,” terang Koeshartanto.

Sebagai calon leader Pertamina masa depan, lanjut Koeshartanto, peserta Catalyser akan memiliki peran strategis atas keberlangsungan perusahaan. Pertamina sebagai BUMN strategis bertanggung jawab untuk memastikan ketersediaan energi berkelanjutan bagi Indonesia, yang merupakan negara terbesar keempat di dunia.

“Pertamina memiliki visi untuk menjadi perusahaan berskala global yang kompetitif di sektor energi, untuk itu perlu disiapkan SDM yang berkualitas dunia,” imbuh Koeshartanto.

Menurut Koeshartanto, Program Catalyser yang berlangsung selama 2 tahun merupakan rangkaian program akselerasi pengembangan talent melalui metode blended learning, antara lain pengalaman internasional, penugasan project, pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning), serta coaching and mentoring oleh Senior Leaders.

Ia menambahkan, bahwa efektivitas Program Catalyser diukur melalui peningkatan kompetensi dan keterlibatan peserta dalam project strategis, talent mobility (pergerakan/perpindahan peserta ke posisi strategis), kapabilitas kepemimpinan, dan pengembangan pribadi.

Seperti diketahu, EFMD (European Foundation for Management Development) adalah organisasi pengembangan manajemen SDM berskala global yang berpusat di Brussels, Belgia. EFMD merupakan badan akreditasi internasional untuk business schools dan corporate learning dengan lebih dari 900 anggota di 91 negara.(ert/rif)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Sudah Saatnya Prabowo Juga Pecah Kementerian ESDM Menjadi Kementerian Energi Dan Kementerian Sumber Daya Mineral

Jakarta, situsenergi.com Sudah saatnya pemerintahan Prabowo mempertimbangkan secara serius pemisahan Kementerian Energi...

Sofyano: Danantara Perlu Lanjutkan Merger BUMN Atau Subholding atau Anak Perusahaan BUMN

Jakarta, situsenergi.com Keberhasilan merger subholding di lingkungan PT Pertamina (Persero) patut diapresiasi...

Opini: Danantara Harus Jadi Alat Negara Mengembalikan Saham BUMN ke Pangkuan Bangsa

Oleh: Sofyano ZakariaDirektur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) Keberadaan Danantara harus dimaknai...

KAI Perkuat Ketahanan Energi Lewat Angkutan Barang Non-Batubara

Jakarta, Situsenergi.com PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat kinerja solid pada awal...