Home ENERGI Harga Komoditas Migas dan Non Migas Mayoritas Anjlok Pada April 2020
ENERGI

Harga Komoditas Migas dan Non Migas Mayoritas Anjlok Pada April 2020

Share
Share

 

Jakarta, Situsenergy.com – Harga komoditas strategis di dunia anjlok akibat adanya wabah corona. Akibat penurunan tersebut membuat kinerja ekspor pada bulan April 2020 juga turun dari bulan Maret 2020 sebesar USD14,07 miliar menjadi USD12,19 miliar atau turun 13,33 persen. Penurunan kinerja ekspor selain juga dikendalikan oleh harga komoditas juga akibat penurunan permintaan dunia terhadap produk komoditas strategis.

Kepala Badan Pusat Statistik, Suhariyanto, mengatakan selain berpengaruh pada ekspor, turunnya harga komoditas di tingkat internasional dan penurunan permintaan juga berpengaruh pada nilai impor baik secara bulanan atau kumulatif. Adapun beberapa komoditas yang turun harganya diantaranya adalah hargaminyak mentah (Indonesia crude price / ICP) dari bulan Maret 2020 sebesar USD34,232 per barel menjadi USD20,66 per barel.

“Artinya Maret ke April harga minyak mentah anjlok 39,6 persen, bahkan kalau dibandingkan April 2019 penurunann sangat curam yaitu 69,8 persen,” kata Suhariyanto dalam video conference, Jumat (15/5).

Selanjutnya komoditas lain yang mengalami penurunan harga seperti minyak sawit sebesar 4,1 persen, harga batubara turun 12,14 persen. Apabila dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2019, harga batubara anjlok 32,5 persen. Kemudian harga karet dari Maret ke April 2020 turun 11,3 persen. Beberapa komoditas non migas lainnya yang juga mengalami penurunan yaitu alumunium, coklat, tembaga, timah nikel dan seng.

“Hampir semua komoditas turun selama Maret ke April 2020 kecuali yang naik harganya minyak kernel, emas dan perak,” pungkas Suhariyanto. (DIN/rif)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Sudah Saatnya Prabowo Juga Pecah Kementerian ESDM Menjadi Kementerian Energi Dan Kementerian Sumber Daya Mineral

Jakarta, situsenergi.com Sudah saatnya pemerintahan Prabowo mempertimbangkan secara serius pemisahan Kementerian Energi...

Sofyano: Danantara Perlu Lanjutkan Merger BUMN Atau Subholding atau Anak Perusahaan BUMN

Jakarta, situsenergi.com Keberhasilan merger subholding di lingkungan PT Pertamina (Persero) patut diapresiasi...

Opini: Danantara Harus Jadi Alat Negara Mengembalikan Saham BUMN ke Pangkuan Bangsa

Oleh: Sofyano ZakariaDirektur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) Keberadaan Danantara harus dimaknai...

KAI Perkuat Ketahanan Energi Lewat Angkutan Barang Non-Batubara

Jakarta, Situsenergi.com PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat kinerja solid pada awal...