Home ENERGI Dorong Efisiensi dan Optimalisasi Usaha, PLN – Pertamina Gandeng Microsoft
ENERGI

Dorong Efisiensi dan Optimalisasi Usaha, PLN – Pertamina Gandeng Microsoft

Share
Share

Jakarta, situsenergy.com

Dua BUMN yaitu PT Pertamina (Persero) dan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN menandatanganan nota kesepahaman dengan perusahaan teknologi raksasa dari Amerika, Microsoft. Kerjasama yang dibangun ini untuk mendukung dua BUMN nasional dalam pengembangan dan optimalisasi teknologi terkini seperti Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IoT) dan High Performance Computing (HPC).

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir yang menyaksikan penandatanganan MoU tersebut mengatakan bahwa kerja sama ini sesuai dengan salah satu dari lima prioritas Kementerian BUMN yakni kepemimpinan teknologi. Erick menjelaskan, saat ini, Indonesia memiliki 800 perusahaan BUMN, termasuk anak perusahaan. Erick menilai, apabila tetap menggunakan cara tradisional dalam mengelolanya, maka BUMN dapat terdisrupsi. Oleh karena itu, Erick memutuskan membangun kemitraan dengan Microsoft untuk membantu BUMN melakukam efisiensi usaha.

“Saya berharap kolaborasi ini dapat menjadi langkah awal BUMN untuk menciptakan nilai lebih, mendukung transparansi data dengan menggunakan teknologi strategis dan efisiensi,” ujar Erick di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (8/4).

Dengan PLN, Microsoft akan membantu mengembangkan Smart Metering; Smart Grid Management; Smart Supply Chain; Big data Analytic dan Executive Dashboard sehingga PLN bisa lebih efektif dan efisien (mengurangi biaya). Sedangkan dengan Pertamina, Microsoft akan membantu dalam kerja sama untuk efisiensi biaya pengadaan dan procurement, untuk mencari sumur-sumur strategis dan juga pengembangan program filantrofi, seperti proyek Al for Earth yang fokus pada keberlanjutan dan dampak perubahan iklim.

Selain itu, Microsoft juga akan memberikan program pembelajaran kepada PLN dan Pertamina mengenai teknologi digital dan eksplorasi implementasi guna pengembangan sumber daya manusia. Erick mengharapkan kolaborasi ini akan membantu BUMN untuk mengembangkan modernisasi infrastrukturnya seperti pembangunan pusat data via Cloud, arsitektur ulang aplikasi, dan penilaian aset data.

“Terima kasih Microsoft atas aktualisasi kolaborasi ini,” ucap Erick.

Erick menambahkan, penandatanganan nota kesepahaman ini menandai pembentukan kolaborasi antara Pertamina, PLN dan Microsoft mengenai transformasi digital dan pemberdayaan teknologi. Dengan adanya kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas operasional BUMN, menghasilkan pendapatan yang lebih besar, efisiensi biaya tinggi, meningkatkan integritas data dari hulu ke hilir, serta membawa konsolidasi data yang lebih baik.

“Hal ini akan membuat Pertamina dan PLN menjadi perusahaan yang lebih kompetitif dan lebih kuat juga,” kata Erick.

Erick menjelaskan penandatangan nota kesepahaman ini mencakup empat tujuan, mulai dari peningkatan kemampuan digitalisasi untuk BUMN, meningkatkan kesinambungan bisnis BUMN, BUMN sebagai innovation hub, dan BUMN sebagai tempat pemasaran global (ekosistem mitra). (DIN/rif)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Sudah Saatnya Prabowo Juga Pecah Kementerian ESDM Menjadi Kementerian Energi Dan Kementerian Sumber Daya Mineral

Jakarta, situsenergi.com Sudah saatnya pemerintahan Prabowo mempertimbangkan secara serius pemisahan Kementerian Energi...

Sofyano: Danantara Perlu Lanjutkan Merger BUMN Atau Subholding atau Anak Perusahaan BUMN

Jakarta, situsenergi.com Keberhasilan merger subholding di lingkungan PT Pertamina (Persero) patut diapresiasi...

Opini: Danantara Harus Jadi Alat Negara Mengembalikan Saham BUMN ke Pangkuan Bangsa

Oleh: Sofyano ZakariaDirektur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) Keberadaan Danantara harus dimaknai...

KAI Perkuat Ketahanan Energi Lewat Angkutan Barang Non-Batubara

Jakarta, Situsenergi.com PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat kinerja solid pada awal...