Home ENERGI Akademisi Apresiasi Program CSR Pertamina EP
ENERGI

Akademisi Apresiasi Program CSR Pertamina EP

Share
Share

Jakarta, Situsenergy.com

Program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Pertamina EP dinilai paling banyak untuk kegiatannya terkait dengan sosial dan lingkungan. Hal ini menjadikan program CSR lebih bisa bermanfaat bagi masyarakat penerima program.

Risna Resnawaty, Ketua Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial FISIP Universitas Padjadjaran mengatakan program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) dari Pertamina EP dalam setahun telah terlaksana lebih dari 300 program berjalan per tahun. Rata-rata anggaran untuk CSR tersebut pertahun sebesar Rp40 miliar dan terbanyak untuk lingkungan, pendidikan, ekonomi, kesehatan, dan infrastruktur.

“Saya melihat keunggulan program TJSL PEP itu ada tiga faktor, yaitu inovasi dan keunggulan jenis program, sumber daya pelaksana, dan pelaporan yang baik,” ujar Risna dalam keterangannya, Rabu (25/3).

Menurut dia, peran PEP dalam pelaksanaan pembangunan saat ini tampak jika dilihat dari kuantitas maupun kualitas TJSL yang memiliki dampak positif terhadap peningkatan hidup masyarakat. Selain itu, PEP juga memiliki divisi khusus yang menangani urusan TJSL. “Dapat dikatakan jika perusahaan lain masih menjadikan TJSL sebagai kegiatan pendukung, PEP menjalankan TJSL sama seriusnya dengan menjalankan bisnisnya,” katanya.

Seperti diketahui, Atas komitmen dan implementasi program TJSL Pertamina EP (PEP) mendapatkan banyak penghargaan. Paling mutakhir adalah saat PEP mendapatkan Best Indonesia Green Awards 2020 pada pertengahan Maret lalu. Dalam forum Indonesia Green Awards tersebut mayoritas field yang dikelola PEP mendapatkan penghargaan untuk enam kategori, yaitu kategori penanganan sampah plastik, penyelamatan sumber daya air, rekayasa teknologi dalam menghemat energi, pengembangan keanekaragaman hayati, memelopori pencegahan polusi, dan mengembangkan pengolahan terpadu.

Sebelumnya, PEP juga mencatatkan rekor sebagai satu-satunya perusahaan di Indonesia yang memperoleh empat PROPER Emas dalam dua tahun berturut, belum termasuk belasan PROPER Hijau yang diperoleh unit bisnis perusahaan. Empat PROPER Emas yang diraih PEP itu adalah pada 2018 melalui PEP Asset 1 Rantau Field, PEP Asset 3 Subang Field dan Tambun Field, dan PEP Asset 5 Tarakan Field serta 2019 melalui tiga unit bisnis yang sama, kecuali Tarakan Field yang digantikan oleh PEP Asset 1 Jambi Field. (DIN/rif)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Sudah Saatnya Prabowo Juga Pecah Kementerian ESDM Menjadi Kementerian Energi Dan Kementerian Sumber Daya Mineral

Jakarta, situsenergi.com Sudah saatnya pemerintahan Prabowo mempertimbangkan secara serius pemisahan Kementerian Energi...

Sofyano: Danantara Perlu Lanjutkan Merger BUMN Atau Subholding atau Anak Perusahaan BUMN

Jakarta, situsenergi.com Keberhasilan merger subholding di lingkungan PT Pertamina (Persero) patut diapresiasi...

Opini: Danantara Harus Jadi Alat Negara Mengembalikan Saham BUMN ke Pangkuan Bangsa

Oleh: Sofyano ZakariaDirektur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) Keberadaan Danantara harus dimaknai...

KAI Perkuat Ketahanan Energi Lewat Angkutan Barang Non-Batubara

Jakarta, Situsenergi.com PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat kinerja solid pada awal...