Home ENERGI Pemerintah Tengah Godok Skema Feed in Tarif Formula Baru EBT
ENERGI

Pemerintah Tengah Godok Skema Feed in Tarif Formula Baru EBT

Share
Pemerintah Tengah Godok Skema Feed in Tarif Formula Baru EBT
Pemerintah Tengah Godok Skema Feed in Tarif Formula Baru EBT
Share

Jakarta, situsenergy.com

Pemerintah tengah menggodok skema feed in tariff untuk formula harga beli dari pembangkit listrik berbasis energi terbarukan (EBT).

Siaran Pers Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Minggu (29/12), menyebutkan, mengatakan, formula baru ini dimungkin terjadi perbedaan harga energi EBT berdasarkan biaya dan teknologi yang digunakan. “Contohnya geothermal, lain dengan solar panel, lain dengan biomassa, dan lain dengan hydro. Kalau geothermal ‘kan mirip-mirip migas, mengebor dan survei,” jelas Arifin Tasrif.

Namun itu, Menteri ESDM memastikan, kebijakan baru ini bertujuan tidak merugikan investor. Dengan skema yang baru ini diharapkan pembangunan pembangkit EBT tetap berjalan. “Kan kemaren feed in tarif diberlakukan untuk semuanya, sehingga tidak jalan. Yang costnya mahal, masa mau dijual murah, malah rugi,” ujar Arifin Tasrif.

Disamping itu saat ini sedang digodok bahwa masa berlakunya nanti akan disesuaikan dengan depresiasi cost yang akan terus menurun sehingga beban PLN tidak terlalu berat. “Supaya ke depan beban PLN tidak terlalu berat, jangan dipukul rata semua, padahal biayanya sudah turun, kan ada depresiasi,” jelas Arifin.

Ditambahkannya, kebijakan baru ini akan menggantikan formula harga pembangkit listrik EBT saat ini dihitung berdasarkan biaya pokok penyediaan (BPP) yang ditetapkan PLN seperti tertuang dalam Peraturan Menteri ESDM nomor 50 Tahun 2017. Formula baru ini menjadi salah satu upaya pemerintah untuk mencapai pemanfaatan EBT sebesar 23 persen di dalam bauran energi (energy mix) di tahun 2025 sesuai Rencana Umum Energi Nasional (RUEN). (MUL/rif)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Sudah Saatnya Prabowo Juga Pecah Kementerian ESDM Menjadi Kementerian Energi Dan Kementerian Sumber Daya Mineral

Jakarta, situsenergi.com Sudah saatnya pemerintahan Prabowo mempertimbangkan secara serius pemisahan Kementerian Energi...

Sofyano: Danantara Perlu Lanjutkan Merger BUMN Atau Subholding atau Anak Perusahaan BUMN

Jakarta, situsenergi.com Keberhasilan merger subholding di lingkungan PT Pertamina (Persero) patut diapresiasi...

Opini: Danantara Harus Jadi Alat Negara Mengembalikan Saham BUMN ke Pangkuan Bangsa

Oleh: Sofyano ZakariaDirektur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) Keberadaan Danantara harus dimaknai...

KAI Perkuat Ketahanan Energi Lewat Angkutan Barang Non-Batubara

Jakarta, Situsenergi.com PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat kinerja solid pada awal...