Home ENERGI Antam Dorong Masyarakat Jadikan Emas sebagai Investasi
ENERGI

Antam Dorong Masyarakat Jadikan Emas sebagai Investasi

Share
Share

Jakarta, situsenergy.com

PT Antam Tbk mendorong masyarakat untuk menjadikan logam mulia atau emas sebagai alat penyimpan kekayaan atau investasi karena tidak terpengaruh inflasi.

“Emas tidak terpengaruh oleh inflasi sehingga cocok sebagai lindung nilai. Kenaikan dan penurunan harga emas juga tidak drastis dalam jangka pendek,” ujar VP Precious Metal Sales & Marketing UBPP Logam Mulia Antam lwan Dahlan dalam diskusi bertema “Bertumbuh bersama emas sebagai sarana penyimpan harta” di Jakarta.

Iwan mengatakan bahwa emas memiliki tingkat Iikuiditas yang tinggi dengan risiko relatif rendah sehingga juga cocok bagi masyarakat untuk berinvestasi secara jangka panjang.

“Nilai dari emas tergolong stabil karena emas memiliki volatilitas yang lebih rendah dibandingkan instrumen investasi Iainnya. Dalam jangka panjang, trennya juga selalu naik,” katanya.

Namun, Iwan Dahlan mengingatkan agar masyarakat membeli emas yang berasal dari Antam atau melalui mitra pengecer yang telah bekerja sama dengan perseroan.

“Perseroan adalah satu-satunya produsen logam mulia yang memiliki sertifikasi LBMA (London Bullion Market Association) di Indonesia. Ini menjamin kualitas kadar, proses produksi yang bertanggung jawab dan sesuai dengan standar internasional,” ucapnya.

Dengan program reseller, lanjut dia, perseroan mendukung mitra salah satunya Lakuemas yang memiliki platform jual beli emas untuk mendorong sekaligus mensosialisasikan pentingnya membeli emas sebagai alat penyimpan kekayaan masyarakat.

Dalam kesempatan sama, Business Development Director Lakuemas, Junior Sambyanto mengatakan generasi milenial dengan usia rentang 25-39 harus sudah menerapkan gaya hidup investasi cerdas, salah satunya melalui emas.

“Milenial setidaknya harus menyisihkan 40 persen dari pendapatannya untuk investasi hingga 40 tahun ke depan. Sehingga bisa menikmati standar kehidupan saat pensiun,” katanya. (ert/acb)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Sudah Saatnya Prabowo Juga Pecah Kementerian ESDM Menjadi Kementerian Energi Dan Kementerian Sumber Daya Mineral

Jakarta, situsenergi.com Sudah saatnya pemerintahan Prabowo mempertimbangkan secara serius pemisahan Kementerian Energi...

Sofyano: Danantara Perlu Lanjutkan Merger BUMN Atau Subholding atau Anak Perusahaan BUMN

Jakarta, situsenergi.com Keberhasilan merger subholding di lingkungan PT Pertamina (Persero) patut diapresiasi...

Opini: Danantara Harus Jadi Alat Negara Mengembalikan Saham BUMN ke Pangkuan Bangsa

Oleh: Sofyano ZakariaDirektur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) Keberadaan Danantara harus dimaknai...

KAI Perkuat Ketahanan Energi Lewat Angkutan Barang Non-Batubara

Jakarta, Situsenergi.com PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat kinerja solid pada awal...