Home ENERGI Garap Mega Proyek EPC Pertamina, Hutama Komitmen Kerjakan Secara Optimal
ENERGI

Garap Mega Proyek EPC Pertamina, Hutama Komitmen Kerjakan Secara Optimal

Share
Share

Jakarta, Situsenergy.com

PT Hutama Karya (Persero) atau HK resmi menandatangani proyek Engineering, Procurement, and Constructions (EPC) milik PT Pertamina (Persero) yang berlokasi di Kelurahan Lawe-Lawe, Kabupaten Penajam Paser Utara – Kalimantan Timur. Dokumen kerjasama antara HK dan Pertamina ini ditandatangani oleh Direktur Megaproyek Pengolahan dan Petrokimia PT Pertamina (Persero), Ignatius Tallulembang dan Kepala Divisi EPC PT Hutama Karya (Persero), Selo Tjahjono selaku kontraktor konsorsium.

Direktur Utama HK, Bintang Perbowo, menyatakan bahwa dalam proyek ini HK mendapatkan porsi JO (Join Operation) sebesar 47 persen dari total kontrak Konsorsium HK-CPP senilai Rp3,7 triliun. Dalam proyek yang akan memakan waktu selama kurang lebih 2,5 tahun ini, HK bertanggung jawab untuk mengerjakan upgrade fasilitas penunjang kilang minyak di Lawe-Lawe untuk onshore facilites meliputi pembangunan utility area, civil work untuk crude storage tank, fire water tank, dan fasilitas penunjang lainnya.

“Kami sangat bangga dapat menggarap kembali salah satu proyek EPC Pertamina ini. Kami memastikan bahwa kami akan memberikan deliverable yang baik dalam proyek ini dengan kualitas yang maksimal serta tepat waktu dalam penyelesaian pekerjaannya,” kata Bintang dalam keterangan persnya, Selasa (17/9).

Sementara itu, Selo menambahkan bahwa upgrade fasilitas penunjang kilang minyak ini perlu dilakukan Pertamina sejalan dengan bertambahnya kapasitas minyak mentah disana. Adanya kenaikan kebutuhan minyak mentah di Indonesia maka Refinery Development Master Plan (“RDMP”) RU-V Balikpapan mutlak diperlukan untuk meningkatkan kapasitas penyimpanan yang ada di fasilitas eksisting di Revinery Unit tersebut.

“Pada proyek ini bagian yang akan ditingkatkan adalah pembangunan dua tangki penyimpanan crude oil masing-masing sebesar 1 juta barrel, single point mooring (SPM), pipeline baik offshore maupun onshore, serta utilitas pendukung,” tutur Selo.

Lebih lanjut, Selo juga mengungkapkan rasa bangganya bahwa HK dapat terlibat dalam pengerjaan salah satu satu proyek EPC yang cukup penting di tahun 2019 ini. Pihaknya komitmen untuk mengerjakan seluruh proyek yang menjadi tanggung jawabnya secara optimal.

“Kami tak bosan untuk selalu meningkatkan kualitas kami, melengkapi berbagai persyaratan, serta sertifikasi di bidang HSE yang saat ini menjadi suatu pertimbangan penting ketika akan melakukan tender proyek besar,” pungkas Selo. (DIN)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Sudah Saatnya Prabowo Juga Pecah Kementerian ESDM Menjadi Kementerian Energi Dan Kementerian Sumber Daya Mineral

Jakarta, situsenergi.com Sudah saatnya pemerintahan Prabowo mempertimbangkan secara serius pemisahan Kementerian Energi...

Sofyano: Danantara Perlu Lanjutkan Merger BUMN Atau Subholding atau Anak Perusahaan BUMN

Jakarta, situsenergi.com Keberhasilan merger subholding di lingkungan PT Pertamina (Persero) patut diapresiasi...

Opini: Danantara Harus Jadi Alat Negara Mengembalikan Saham BUMN ke Pangkuan Bangsa

Oleh: Sofyano ZakariaDirektur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) Keberadaan Danantara harus dimaknai...

KAI Perkuat Ketahanan Energi Lewat Angkutan Barang Non-Batubara

Jakarta, Situsenergi.com PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat kinerja solid pada awal...