Home ENERGI Inalum Dipastikan Tak Urusi Lagi Holding Tambang
ENERGI

Inalum Dipastikan Tak Urusi Lagi Holding Tambang

Share
Share

Jakarta, Situsenergy.com

PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau Inalum tidak lagi mengurusi urusan holding industri pertambangan yang telah dicetuskan pemerintah beberapa waktu lalu. Inalum akan fokus pada kegiatan operasional peleburan alumunium. Sebagai gantinya, Mining Industry Indonesia (MIND ID) yang akan mengambil alih urusan holding Inalum tersebut.

Rendi A Witular selaku Sekretaris Perusahaan MIND ID, mengatakan bahwa MIND ID tetap tidak terpisahkan dari Inalum. Dari sisi badan hukum tetap milik Inalum. Identitas baru berupa MIND ID ini akan memperjelas fungsi dimana MIND ID sebagai Holding Industri Pertambangan dan Inalum sebagai pelaksana operasional peleburan aluminium.

“Tujuannya identitas baru MIND ID memperjelas fungsi INALUM  sebagai Holding Industri Pertambangan dan INALUM sebagai pelaksana operasional peleburan aluminium,” kata Rendi dalam keterangannya, Minggu (18/8).

Dikatakannya bahwa Dirut Inalum, Budi Gunawan Sadikin nantinya tidak akan turun tangan lagi mengurusi kegiatan operasional Inalum melainkan bertanggung jawab terhadap kebijakan holding yang terdiri dari Inalum, PT Freeport Indonesia (PTFI), PT Aneka Tambang Persero Tbk (ANTM), PT Timah Persero Tbk (TINS) serta PT Bukit Asam Persero Tbk (PTBA).

“Tetap dari Inalum. Pak Budi menjalankan fungsi holding dan Pak Oggy Kosasih untuk bisnis peleburan aluminium,” ungkap Rendi.

MIND ID, kata Rendi, lahir untuk bisa mempercepat tujuan pembentukan holding BUMN tambang. Sebagai sebuah entitas bisnis MIND ID memiliki Noble Purpose yang dapat didefinisikan sebagai “reason for being” atau “tujuan utama suatu entitas didirikan”. Noble purpose MIND ID kata Rendi  adalah We explore Natural Resources for Civilization, Prosperity and a Brighter Future.

“Jadi untuk mempercepat pelaksanaan tiga mandat kita, mengelola sumber daya strategis negara, menjalankan hilirisasi industri pertambangan dan menjadi pemain global,” pungkas Rendi. (DIN)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Sudah Saatnya Prabowo Juga Pecah Kementerian ESDM Menjadi Kementerian Energi Dan Kementerian Sumber Daya Mineral

Jakarta, situsenergi.com Sudah saatnya pemerintahan Prabowo mempertimbangkan secara serius pemisahan Kementerian Energi...

Sofyano: Danantara Perlu Lanjutkan Merger BUMN Atau Subholding atau Anak Perusahaan BUMN

Jakarta, situsenergi.com Keberhasilan merger subholding di lingkungan PT Pertamina (Persero) patut diapresiasi...

Opini: Danantara Harus Jadi Alat Negara Mengembalikan Saham BUMN ke Pangkuan Bangsa

Oleh: Sofyano ZakariaDirektur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) Keberadaan Danantara harus dimaknai...

KAI Perkuat Ketahanan Energi Lewat Angkutan Barang Non-Batubara

Jakarta, Situsenergi.com PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat kinerja solid pada awal...