Home ENERGI WK Migas Makassar Strait Segera Dilelang
ENERGI

WK Migas Makassar Strait Segera Dilelang

Share
Share

Jakarta, Setusenergy.com

Dalam waktu dekat pemerintah akan melelang Wilayah Kerja (WK) Makassar Strait.  Lelang dilakukan setelah PT Chevron Indonesia, PT Pertamina dan Sinopec menyatakan tidak berminat mengajukan perpanjangan kontrak kerja sama  dengan alasan kurang ekonomis.

“Jadi di Makassar Strait  itu kan ada Chevron,  Pertamina dan Sinopec. Tiga-tiganya sudah kita tanya, (menyatakan) tidak berminat. Jadi kita lelang,” kata Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Djoko Siswanto, Kamis (12/7) di Jakarta.

Faktor keekonomian merupakan alasan ketiga perusahaan migas tersebut enggan memperpanjang kontrak Makassar Strait. Selain itu, WK Makassar Strait juga  dikeluarkan dari proyek pengembangan laut dalam (Indonesian Deep water Development/IDD) agar tidak mempengaruhi keekonomian WK lainnya yang termasuk dalam proyek tersebut

“Dia  (Makassar Strait) satu paket dengan (WK) Rapak dan Ganal. Kalau ini digabung, keekonomian yang dua ini menjadi berkurang. Nah supaya  tidak berkurang  NPV-nya (Net Present Value), ini (Makassar Strait) dilepas,” jelas Djoko.

Lelang Makassar Strait ditargetkan rampung dalam waktu 3 bulan. Dengan lelang ini, menurut Djoko, diharapkan ada KKKS yang memiliki fasilitas di dekat lokasi yang berminat karena cukup ekonomis. Salah satu KKKS yang lokasinya cukup dekat adalah ENI yang mengelola Lapangan Jangkrik.

“Paling dekat (lokasinya) ENI. Kan Jangkrik ada dekat situ, dia tinggal pasang pipa aja. Mungkin bagi ENI murah. Kita nggak tahu. Ini kan belum dilelang,” tambah Djoko.

Kepala  Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Amien Sunaryadi, menambahkan, WK Makassar Strait termasuk blok yang paling kecil potensi migasnya dibandingkan WK Rapak dan Ganal. (Fyan)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Sudah Saatnya Prabowo Juga Pecah Kementerian ESDM Menjadi Kementerian Energi Dan Kementerian Sumber Daya Mineral

Jakarta, situsenergi.com Sudah saatnya pemerintahan Prabowo mempertimbangkan secara serius pemisahan Kementerian Energi...

Sofyano: Danantara Perlu Lanjutkan Merger BUMN Atau Subholding atau Anak Perusahaan BUMN

Jakarta, situsenergi.com Keberhasilan merger subholding di lingkungan PT Pertamina (Persero) patut diapresiasi...

Opini: Danantara Harus Jadi Alat Negara Mengembalikan Saham BUMN ke Pangkuan Bangsa

Oleh: Sofyano ZakariaDirektur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) Keberadaan Danantara harus dimaknai...

KAI Perkuat Ketahanan Energi Lewat Angkutan Barang Non-Batubara

Jakarta, Situsenergi.com PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat kinerja solid pada awal...