Home ENERGI Meski Belum Maksimal, Pertamina Komitmen Terus Cari Lapangan Baru
ENERGI

Meski Belum Maksimal, Pertamina Komitmen Terus Cari Lapangan Baru

Share
Share

Jakarta, situsenergycom

PT Pertamina (Persero) membenarkan apabila upaya eksplorasi untuk menemukan cadangan minyak dan gas (migas) belum bisa maksimal karena keterbatasan wilayah operasi. Padahal BUMN energi ini sudah cukup aktif dalam melakukan aktifitas eksplorasi dan eksploitasi di Indonesia dalam rangka menggenjot lifting migas.

Senior Vice President Upstream Business Development Pertamina, Denny S Tampubolon, mengatakan selama ini Pertamina hanya bisa beraktivitas di wilayah yang sudah mature atau tua. Hal itu berbeda dengan operator lain yang melakukan aktivitas pengeboran di wilayah baru yang berpotensi menemukan cadangan besar.

“Challenge kami working area Pertamina area mature. Kalau secara geologi sifat mature itu bukan lagi area yang bisa discovery seperti di green area yang baru. Jadi agak terbatas sizenya,” kata Denny pada acara Indonesian Petroleum Association (IPA) Convex di JCC, Rabu (2/5) kemarin.

Terkait dengan sindiran Presiden Jokowi, yang menyatakan Pertamina tidak pernah menemukan cadangan migas dalam jumlah besar sejak era 1970-an, Denny mengatakan sebenarnya pihaknya sudah berupaya mati-matian untuk menemukan cadangan migas baru. Walaupun saat ini belum ada hasilnya, pihaknya akan terus berupaya memaksimalkan usaha untuk menemukan wilayah kerja baru yang penuh dengan cadangan.

Dikatakannya, kegiatan eksplorasi, memiliki karakter dan resiko yang berbeda dengan kegiatan pengembangan lapangan. Untuk melakukan eksplorasi harus dimulai dari nol yakni mematangkan konsep  melalui data yang komperensif. Oleh sebab itu biasanya kegiatan eksplorasi membutuhkan perhitungan ekstra serta dana atau biaya yang tidak sedikit dan juga waktu yang lama.

“Kami tidak berhenti, Sekali lagi tolong cek statistiknya dari tahun ke tahun jumlah sumur di unit Pertamina eksplorasi di Indonesia itu paling banyak. Kalau dikatakan itu areanya kecil-kecil karena mature, itu faktanya,” pungkas Denny. (Din)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Sudah Saatnya Prabowo Juga Pecah Kementerian ESDM Menjadi Kementerian Energi Dan Kementerian Sumber Daya Mineral

Jakarta, situsenergi.com Sudah saatnya pemerintahan Prabowo mempertimbangkan secara serius pemisahan Kementerian Energi...

Sofyano: Danantara Perlu Lanjutkan Merger BUMN Atau Subholding atau Anak Perusahaan BUMN

Jakarta, situsenergi.com Keberhasilan merger subholding di lingkungan PT Pertamina (Persero) patut diapresiasi...

Opini: Danantara Harus Jadi Alat Negara Mengembalikan Saham BUMN ke Pangkuan Bangsa

Oleh: Sofyano ZakariaDirektur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) Keberadaan Danantara harus dimaknai...

KAI Perkuat Ketahanan Energi Lewat Angkutan Barang Non-Batubara

Jakarta, Situsenergi.com PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat kinerja solid pada awal...