Home ENERGI Pertamina Hulu Mahakam Giatkan Aktifitas Pengeboran Lepas Pantai
ENERGI

Pertamina Hulu Mahakam Giatkan Aktifitas Pengeboran Lepas Pantai

Share
Share

Jakarta, situsenergy.com 

PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM), selaku operator  Wilayah Kerja Mahakam, pada Rabu (25 April 2018) mulai mengoperasikan rig jack up Tasha untuk mengebor 14 sumur lepas pantai (offshore) yang tersebar di 6 fasilitas anjungan lepas pantai (platform) di lapangan South Mahakam dan Sisi Nubi.

Rig milik PT Apexindo Pratama ini akan beroperasi selama 24 bulan hingga April 2020.  Persiapan untuk mendatangkan dan  mengoperasikan Rig Tasha ini  berjalan baik berkat dukungan penuh Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementrian ESDM, mau pun berbagai otoritas pemerintah yang terkait.

“Dengan demikian sudah 3 rig yang dioperasikan PHM di Wilayah Kerja Mahakam, yaitu Rig Maera dan Rig Yani untuk wilayah delta, dan Rig Tasha untuk wilayah lepas pantai.  Bahkan Rig Maera telah dioperasikan sejak 2017 dalam kerja sama dengan operator terdahulu,” ujar General Manager PHM, John Anis dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (26/4).

John menambahkan, peningkatan aktifitas pengeboran di Wilayah Kerja Mahakam ini memperlihatkan komitmen Pertamina, melalui PHM, untuk memastikan agar produksi di wilayah kerja penghasil gas dan minyak ini tetap optimal dan memberikan hasil terbaik bagi negara.

Sebagaimana diketahui, di blok Mahakam yang berada di Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur, mulai dikelola oleh Pertamina sejak 1 Januari 2018, terdiri dari lima (5) lapangan yang memproduksi gas (Tambora, Tunu, Peciko, Sisi Nubi, dan South Mahakam), dan dua (2) lapangan yang memproduksi minyak (Bekapai dan Handil).

Standar keselamatan yang tinggi tetap dipertahankan oleh PHM, dan telah mencapai 111 hari tanpa kehilangan hari karena kecelakaan kerja (Lost Time Injury/LTI). ”Keselamatan kerja tetap merupakan nilai utama yang diterapkan oleh PHM di Wilayah Kerja Mahakam,” pungkasnya. (SNU)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Sudah Saatnya Prabowo Juga Pecah Kementerian ESDM Menjadi Kementerian Energi Dan Kementerian Sumber Daya Mineral

Jakarta, situsenergi.com Sudah saatnya pemerintahan Prabowo mempertimbangkan secara serius pemisahan Kementerian Energi...

Sofyano: Danantara Perlu Lanjutkan Merger BUMN Atau Subholding atau Anak Perusahaan BUMN

Jakarta, situsenergi.com Keberhasilan merger subholding di lingkungan PT Pertamina (Persero) patut diapresiasi...

Opini: Danantara Harus Jadi Alat Negara Mengembalikan Saham BUMN ke Pangkuan Bangsa

Oleh: Sofyano ZakariaDirektur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) Keberadaan Danantara harus dimaknai...

KAI Perkuat Ketahanan Energi Lewat Angkutan Barang Non-Batubara

Jakarta, Situsenergi.com PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat kinerja solid pada awal...