Home ENERGI Antam Catat Kinerja Manis Tutup Tahun 2017
ENERGI

Antam Catat Kinerja Manis Tutup Tahun 2017

Share
antam catat kinerja manis tutup tahun 2017
antam catat kinerja manis tutup tahun 2017
Share

Jakarta, situsenergy.com

PT Antam Tbk (Antam) mencatatkan kinerja operasi yang manis tutup tahun 2017. Kinerja penjualan komoditas nikel, emas dan bauksit mencatatkan kenaikan year on year.

Demikian dikatakan Sekretaris Perusahaan Antam, Aprilandi H. Setia di Jakarta  kemarin. “Per November kami mencatatkan kenaikan penjualan feronikel naik 6%, emas 16% dan bauksit 187%,” kata Aprilandi, Kamis (28/12).

Menurut data, sampai dengan November 2017, Antam mencatatkan penjualan feronikel sebesar 17.920 ton nikel dalam feronikel (TNi) atau naik 6% dibandingkan November 2016.

Sementra, komoditas emas sampai dengan November 2017 tercatat sebesar 11.770 kg atau naik 16% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Dijelaskan, untuk penjualan ekspor bijih nikel kadar rendah tercatat sebesar 2,1 juta WMT. Sedangkan komoditas bauksit mencatatkan lonjakan yang tinggi yakni 722 ribu wet metric ton (WMT) atau meningkat 187% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Hal itu sejalan dengan penjualan ekspor bijih nikel dan washed bauxite Antam yang baru dimulai tahun 2017.

Aprilandi menambah, seiring dengan trend positif kenaikan harga komoditas dan pertumbuhan permintaan pasar serta respon yang baik terhadap komoditas, perusahaannya akan memanfaatkan momentum positif itu dengan mengoptimalkan volume produksi dan penjualan produk pada tahun 2018.

“Selain produksi dan penjualan, Antam akan menjaga level biaya tunai operasi tetap rendah, meningkatkan jangkauan pemasaran dan melakukan inovasi lainnya untuk meningkatkan nilai tambah produk kami” kata Aprilandi.

Proyek hilirisasi masih menjadi strategi pertumbuhan ANTM. Menurut Aprilandi, hal itu untuk mengoptimalkan nilai tambah cadangan dan sumber daya mineral yang dimiliki oleh Perusahaannya.

“Proyek kunci Antam saat ini mencakup Proyek Pembangunan Pabrik Feronikel Haltim yang realisasi konstruksinya mencapai sekitar 24% sampai dengan akhir September 2017,” kata Aprilandi.

Aprilandi menegaskan Antam juga masih melanjutkan pembicaraan dengan INALUM terkait proyek Smelter Grade Alumina Refinery.”Terkait hal itu  masih pembicaraan lagi,” pungkasnya. (mul)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Sudah Saatnya Prabowo Juga Pecah Kementerian ESDM Menjadi Kementerian Energi Dan Kementerian Sumber Daya Mineral

Jakarta, situsenergi.com Sudah saatnya pemerintahan Prabowo mempertimbangkan secara serius pemisahan Kementerian Energi...

Sofyano: Danantara Perlu Lanjutkan Merger BUMN Atau Subholding atau Anak Perusahaan BUMN

Jakarta, situsenergi.com Keberhasilan merger subholding di lingkungan PT Pertamina (Persero) patut diapresiasi...

Opini: Danantara Harus Jadi Alat Negara Mengembalikan Saham BUMN ke Pangkuan Bangsa

Oleh: Sofyano ZakariaDirektur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) Keberadaan Danantara harus dimaknai...

KAI Perkuat Ketahanan Energi Lewat Angkutan Barang Non-Batubara

Jakarta, Situsenergi.com PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat kinerja solid pada awal...