Home ENERGI Tambahan Listrik 500 kW, 100 Persen Elektrifikasi Pulau Kelong Dapat Tercapai
ENERGI

Tambahan Listrik 500 kW, 100 Persen Elektrifikasi Pulau Kelong Dapat Tercapai

Share
Share

Jakarta, situsenergy.com

PT PLN (persero) mengoperasikan mesin pembangkit tambahan 500 kilo Watt di Pulau Kelong, Kepulauan Riau.

Dengan tambahan pasokan daya ini PLN siap melistriki 162 Kepala Keluarga yang belum menikmati listrik agar rasio elektrifikasi di Pulau Kelong bisa 100 %.

Hal tersebut diutarakan General Manager PLN Wilayah Riau Dan Kepulauan Riau M. Irwansyah Putra saat mengoperasikan mesin tersebut di Pulau Kelong bersama Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun, Jumat (13/10/2017).

Menurut Irwansyah saat ini pasokan listrik untuk Pulau Kelong sebenarnya sudah cukup untuk melayani 508 pelanggan dengan mengoperasikan 5 mesin dengan daya mampu pasok sebesar 730 kW, meskipun  beban puncak saat ini baru mencapai 380 kW.

“Penambahan mesin baru berkekuatan 500 kW tentunya akan meningkatkan daya mampu menjadi 1.230 kilo Watt. Selain untuk memenuhi tambah daya pelanggan yang ada seperti pabrik es dan PDAM, juga memenuhi kebutuhan calon pelanggan baru seperti perusahaan pengalenggan ikan.

Pemasangan unit pembangkit bermesin diesel  dengan kapasitas 500 kW ini terhitung cepat. Membutuhkan waktu  selama 20 hari terhitung sejak mesin tersebut  tiba di lokasi.

“Prosesnya lebih cepat 10 hari dari yang direncanakan. Bahkan hingga saat ini mesinnya sudah beroperasi 7 hari tanpa mengalami gangguan mesin. Harapan kami  dan doa seluruh warga mesin ini nantinya handal tidak mengalami gangguan yang signifikan,” pungkas Irwansyah.

Dalam kesempatan yang sama Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun mengaku bangga dan mengucapkan teima kasih kepada PLN atas selesainya penambahan 1 unit pembangkit bertenaga diesel dengan kapasitas 500 kW.

Dengan penambahan daya menjadi 1.230 kW Nurdin Basirun mengajak seluruh warga untuk memanfaatkan listrik PLN.

“Gunakan listrik untuk meningkatkan taraf hidup keluarga , menjadikan cahaya listrik di malam hari untuk belajar ilmu pengetahuan dan teknologi, belajar mengaji sehingga nantinya anak – anak di Pulau Kelong bisa bekerja di Industri, ada yang jadi dokter , perawat dan hafidz Quran,” tutur Nurdin.(mul)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Sudah Saatnya Prabowo Juga Pecah Kementerian ESDM Menjadi Kementerian Energi Dan Kementerian Sumber Daya Mineral

Jakarta, situsenergi.com Sudah saatnya pemerintahan Prabowo mempertimbangkan secara serius pemisahan Kementerian Energi...

Sofyano: Danantara Perlu Lanjutkan Merger BUMN Atau Subholding atau Anak Perusahaan BUMN

Jakarta, situsenergi.com Keberhasilan merger subholding di lingkungan PT Pertamina (Persero) patut diapresiasi...

Opini: Danantara Harus Jadi Alat Negara Mengembalikan Saham BUMN ke Pangkuan Bangsa

Oleh: Sofyano ZakariaDirektur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) Keberadaan Danantara harus dimaknai...

KAI Perkuat Ketahanan Energi Lewat Angkutan Barang Non-Batubara

Jakarta, Situsenergi.com PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat kinerja solid pada awal...