Home ENERGI PLN Bangun Terminal Batubara Rp 2 Triliun
ENERGI

PLN Bangun Terminal Batubara Rp 2 Triliun

Share
Share

Serang, situsenergy.com

PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) membangun Coal Terminal (Terminal Batubara) senilai Rp 2 triliun.

Groundbreaking pembangunan terminal batubara ini dilakukan oleh Presiden Joko Widodo di Banten, Kamis (5/10). Turut hafir Menteri ESDM Ignasius Jonan dan Dirut PLN Sofyan Basir.

Terminal batubara ini merupakan perusahaan patungan antara anak perusahaan PLN yaitu PT. PLN Batubara dengan Gama Coorp .

Nantinya teminal ini mampu menampung hingga 20 juta ton batubara

Coal terminal Banten mempunyai kemampuan untuk mencampur batubara dengan berbagai spesifikasi yang masih ada didalam rentang spesifikasi batubara PLTU PLN di Jawa bagian Barat khususnya PLTU Suralaya, Labuan, Pelabuhan Ratu, Lontar dan PLTU Jawa 7.

Dengan dibangunnya terminal batubara ini diharapkan akan memberikan nilai tambah kepada PLN terkait dengan pengamanan pasokan batubara, memberikan kwalitas batubara yg sesuai dg kebutuhan PLTU dan memberikan fleksibilitas pasokan batubara serta menampung domestic market obligation.(ert)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Sudah Saatnya Prabowo Juga Pecah Kementerian ESDM Menjadi Kementerian Energi Dan Kementerian Sumber Daya Mineral

Jakarta, situsenergi.com Sudah saatnya pemerintahan Prabowo mempertimbangkan secara serius pemisahan Kementerian Energi...

Sofyano: Danantara Perlu Lanjutkan Merger BUMN Atau Subholding atau Anak Perusahaan BUMN

Jakarta, situsenergi.com Keberhasilan merger subholding di lingkungan PT Pertamina (Persero) patut diapresiasi...

Opini: Danantara Harus Jadi Alat Negara Mengembalikan Saham BUMN ke Pangkuan Bangsa

Oleh: Sofyano ZakariaDirektur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) Keberadaan Danantara harus dimaknai...

KAI Perkuat Ketahanan Energi Lewat Angkutan Barang Non-Batubara

Jakarta, Situsenergi.com PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat kinerja solid pada awal...