Home ENERGI Warga Halmahera Selatan Antusias Sambut BBM Satu Harga
ENERGI

Warga Halmahera Selatan Antusias Sambut BBM Satu Harga

Share
Share

Jakarta, situsenergy.com

Masyarakat Desa Busua, Kecamatan Kayoa Barat, Kabupaten Halmahera Selatan menyambut antusias atas beroperasinya SPBU Kompak di desa mereka. SPBU tersebut merupakan penugasan Pemerintah kepada PT Pertamina dalam menjalankan program Bahan Bakar Minyak (BBM) Satu Harga.

“Dengan adanya kedatangan fisik SPBU, saya senang karena bisa membantu Desa Busua. Alhamdulillah kami sudah membuktikan bahwa stok BBM sudah ada di Busua,” ujar Iftan Syamsudin salah seorang tokoh Masyarakat Desa Busua seperti dikutip dari www.esdm.go.id, Jumat (25/8).

Senada dengan Syamsudin, Meri (43 tahun) juga mengakui realisasi BBM Satu Harga di Busua memberikan dampak positif. “Merasa terbantu toh. Kalau kemarin beli satu liter, ini bisa beli dua liter,” katanya.

Sementara itu, warga Busua lain mengaku perekonomian keluarga mereka menjadi lebih ringan dengan adanya program BBM Satu Harga. “Terasa ringan dengan adanya harga ini,” ungkap Anwar (40 tahun) yang bekerja sebagai nelayan. Nantinya, ia senang karena sisa uang pembelian BBM dapat digunakan untuk kebutuhan pendidikan anaknya.

Rata-rata masyarakat Busua membutuhkan 5-10 liter tiap hari untuk berlayar. Sebelumnya, mereka menggunakan BBM jenis Premium sebagai bahan bakar kapal, karena harganya lebih murah dari solar. Solar sendiri digunakan untuk penerangan (genset). Dengan adanya program BBM Satu Harga, masyarakat Busua mampu menghemat biaya sekitar Rp 50.000 per harinya dengan asumsi pembelian BBM sebelumnya Rp:15.000 per liter untuk jenis Premium.

Realisasi BBM Satu Harga di SPBU Kompak, Kayoa Barat merupakan titik ke-23 dari 54 titik yang akan dibangun oleh Pemerintah di tahun 2017. Secara total, Kementerian ESDM akan menyelesaikan 150 titik program BBM Satu Harga hingga tahun 2019.

Kuota SPBU Kompak sendiri dipasok oleh Pertamina sebesar 75 KL/bulan untuk jenis Premium dan 25 KL/bulan (Solar) dari Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Ternate dan TBBM Labuha, Bacan.(adi)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Sudah Saatnya Prabowo Juga Pecah Kementerian ESDM Menjadi Kementerian Energi Dan Kementerian Sumber Daya Mineral

Jakarta, situsenergi.com Sudah saatnya pemerintahan Prabowo mempertimbangkan secara serius pemisahan Kementerian Energi...

Sofyano: Danantara Perlu Lanjutkan Merger BUMN Atau Subholding atau Anak Perusahaan BUMN

Jakarta, situsenergi.com Keberhasilan merger subholding di lingkungan PT Pertamina (Persero) patut diapresiasi...

Opini: Danantara Harus Jadi Alat Negara Mengembalikan Saham BUMN ke Pangkuan Bangsa

Oleh: Sofyano ZakariaDirektur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) Keberadaan Danantara harus dimaknai...

KAI Perkuat Ketahanan Energi Lewat Angkutan Barang Non-Batubara

Jakarta, Situsenergi.com PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat kinerja solid pada awal...